Month: February 2011

Pertengkaran-pertengkaran Kecil

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Pertengkaran-pertengkaran Kecil

Oleh Setta SS (Antologi Apology and Forgiveness, 2011) Sobat/rangkaian masa yang tlah terlewat/membuat batinku menangis/mungkin karena egoku/mungkin karena egomu/maaf, aku…

Pemburu Air Mata

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Pemburu Air Mata

Cerpen Noviana Kusumawardhani (Kompas, 27 Februari 2011) BUAT penggemar matahari, malam selalu menakutkan. Karena hanya pada malam, semua kayalan tentang iblis…

Kambing

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Kambing

PAGIKU geger. Kambing yang kubeli satu minggu lalu untuk kukurbankan pagi ini hilang. Sempat terpikir mungkin kambing itu sudah diantar…

Lontong Tek Sidar

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Lontong Tek Sidar

SEMUA orang di kampungku tahu kalau lontong buatan Tek Sidar paling nikmat dan enak. Tak ada tandingannya. Ketupat dengan beras…

Percakapan di Serat Lontar

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Percakapan di Serat Lontar

HALIMUN menipis. Air laut menyurut memperlihatkan bebatuan karang yang mendatar di sepanjang tepian pantai. Sinar keemasan jatuh pada ujung dedaun….

Racun untuk Tuan

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Racun untuk Tuan

BERANDA berbentuk setengah lingkaran, dan seorang perempuan kecil di hadapanku. Sudah ratusan kali aku duduk di beranda ini bersamanya. Biasanya…

Salju di Leuven

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Salju di Leuven

Cerpen Bosman Batubara (Kompas, 20 Februari 2011) (Kepada Maria Janakova)

Titik Hati

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Titik Hati

NYONYA Maali melompat dari kursi. “Apa?”Sepasang matanya seolah keluar dari tempurung kepala. Sekelompok lelaki, preman sekalipun, mengerut bila berhadapan dengan…

Qiu Shui Yi

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Qiu Shui Yi

AKU menekukkan punggung seperti panda yang malas bergerak. Angin menggasak dada. Dingin menghajar kulit. Kunaikkan retsliting jaket tipisku, agak macet….

Si Loak

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Si Loak

KAU dipanggil si Loak dan itu artinya sangat bodoh. Keluargamu, terutama ayahmu, memanggilmu seperti itu. Kalau panggilan itu sudah diteriakkan…