Ludah yang Membawa Celaka
Cerpen Arafat Nur (Media Indonesia, 16 Oktober 2016) SAMPAI sekarang orang belum melupakan bahwa di Lamkachoe pernah ada seorang pemberontak…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Arafat Nur (Media Indonesia, 16 Oktober 2016) SAMPAI sekarang orang belum melupakan bahwa di Lamkachoe pernah ada seorang pemberontak…
Cerpen Risda Nur Widia (Suara Merdeka, 16 Oktober 2016) Pada masa tuanya waktu seakan berjalan malas. Detak jam ikut-ikutan lesu…
Cerpen Toni Lesmana (Jawa Pos, 16 Oktober 2016) RAMBUT putih Nini Kalakay dimainkan angin. Rambut seputih awan. Awan tipis. Rambut…
PERANG yang baru saja selesai telah mengubah banyak hal kecuali cinta kita, Arung. Saya harus pergi. Makassar setelah Ventje Sumual…
Cerpen Arafat Nur (Media Indonesia, 16 Oktober 2016) SAMPAI sekarang orang belum melupakan bahwa di Lamkachoe pernah ada seorang pemberontak…
Cerpen Alpha Hambally (Koran Tempo, 15-16 Oktober 2016) MOBIL jip butut dengan asap knalpot yang pekat itu akhirnya menemukan tempat…
Cerpen Yusri Fajar (Media Indonesia, 09 Oktober 2016) LELAKI itu masuk ke bus nomor 18 yang berhenti di Halte Jefferson…
Cerpen Arianto Adipurwanto (Suara Merdeka, 09 Oktober 2016) Suara ranting patah di bawah telapak kaki telanjang Maq Sukiq mengagetkan jangkrik…
Cerpen Yetti A.KA (Jawa Pos, 09 Oktober 2016) SEINGATKU, malam ketika Nona Kecil membakar dirinya di meja makan, Kiral terbahak…
Karena kisah makam keramat seorang penggali kubur yang kudapatkan sore itu begitu memikat, malam harinya aku langsung menuliskannya menjadi sebuah…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID