Month: July 2017

Memaknai Waktu Luang

 redaksicerpen  Monday, 31 July 2017  2 Comments on Memaknai Waktu Luang

Oleh Setta SS (Eramuslim, 10 Juli 2009) SAYA masih duduk bertafakur di masjid setelah menunaikan shalat Isya malam itu. Ketika…

A Bus Ride Away

 redaksicerpen  Monday, 31 July 2017  0 Comments on A Bus Ride Away

Short Story by Imas Istiani (The Jakarta Post, July 31, 2017) This time, I simply couldn’t hold back the tears…

Mencari Imam Mushola

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  0 Comments on Mencari Imam Mushola

Cerpen Makanudin (Republika, 30 Juli 2017) Hampir sebulan. Sejak meninggalnya Pak Maulana Hafiz, mushola sepi. Sebagian warga mengeluhkan keberadaannya. “Mushola…

Perempuan Itu

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  1 Comment on Perempuan Itu

Cerpen Rahmy Madina (Suara Merdeka, 30 Juli 2017) Tanah perkuburan itu masih basah dan gembur. Jejak langkah para peziarah bahkan…

Teman Satu Sel

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  0 Comments on Teman Satu Sel

Cerpen Pangerang P Muda (Media Indonesia, 30 Juli 2017) DINDING-DINDING sel yang menerungkunya sudah beluwek. Bukan cuma warna catnya, tapi…

Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  1 Comment on Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?

Cerpen Faisal Oddang (Kompas, 30 Jui 2017) NAMA saya Rahing, usia delapan tahun lebih. Saya baru saja membunuh kakak saya….

Apel Pak Thomas

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  0 Comments on Apel Pak Thomas

Oleh Muhammad Fauzi (Suara Merdeka, 30 Juli 2017) DI Desa Laprika, hanya Pak Thomas yang memiliki pohon apel. Pohon apel merah…

Wabah

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  0 Comments on Wabah

Cerpen Junaidi Khab (Kedaulatan Rakyat, 30 Juli 2017) BELAKANGAN ini, Kamirun sering murung. Semula, dia lelaki periang. Teman-temannya berdatangan saat…

Laci Kesedihan

 redaksicerpen  Saturday, 29 July 2017  6 Comments on Laci Kesedihan

Cerpen Mashdar Zainal (Koran Tempo, 29-30 Juli 2017)   Mira teringat kata-kata ibunya, suatu saat jika kesedihan mendatangimu, pejamkan matamu…

Menunggu Hujan Reda

 redaksicerpen  Monday, 24 July 2017  4 Comments on Menunggu Hujan Reda

Oleh Setta SS (Kotasantri, 31 Mei 2009) RASYID, sang imam shalat Ashar sore itu, baru saja mengucapkan salam kedua dan…