Kobbar

Setelah pernyataan itu dimuat di seluruh media, pada dini hari itu Kobbar ditemukan tewas. Tim pencari fakta tidak mampu menemukan gerombolan pembunuh Kobbar. Karena merasa gagal, Pemimpin Tertinggi Kepolisian Republik Colosenia pun menyatakan mundur. Sampai kini, nama Kobbar selalu kami kenang, dengan campur aduk perasaan. q– g

 

 Indra Tranggono, cerpenis; buku kumpulan cerpennya “Sang Terdakwa”, “Iblis Ngambek,” Menebang Pohon Silsilah” dan “Perempuan yang Disunting Gelombang”.

Arsip Cerpen di Indonesia