Teman-temannya sangat takjub dengan kemampuan Peli menentukan arah dan melihat dalam kegelapan. Sesekali Peli memutar kepalanya nyaris 360 derajat untuk melihat suasana dan keadaan sekeliling, tanpa harus mengubah posisi badannya. Itu adalah salah satu kemampuan Peli yang tidak dapat dilakukan teman-temannya dari jenis primata lain.
Setelah melalui perjalanan malam yang mencekam, satu persatu tiba di rumah. Semua temannya berterima kasih pada Peli. Mereka takjub dengan kemampuan Peli dan kebaikan hatinya.
Sejak hari itu tak ada lagi yang meledek Peli, karena semua tahu ia adalah hewan istimewa. Peli bisa tersenyum kembali. *