
“Kegiatan menanam pohon ini adalah wujud tanggung jawab kita untuk menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, penanaman pohon ini juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. Contohnya, pohon durian dan jambu bol ini, jika sudah besar kemudian berbuah, nantinya bisa dijual. Hasil penjualannya bisa untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Opung Doli.
“Kegiatan penanaman pohon ini kami lakukan setiap tahun, Anita. Kami rajin menanam pohon supaya kelestarian Danau Toba tetap terjaga. Sehingga keturunan kita dapat menikmatinya sampai nanti. Begitu ‘kan, Opung?” timpal Lucia.
“Betul, Danau Toba sekarang menjadi tujuh wisata favorit di Indonesia hingga mancanegara. Maka dari itu kita harus tetap menjaganya,” lanjut Opung Doli.
Mendengar itu, Anita tambah bersemangat melakukan kegiatan penanaman pohon tersebut.
Saat tiba kembali di rumah usai kegiatan menanam pohon, Opung Doli ternyata telah menyiapkan masakan khas Danau Toba yaitu arsik, masakan yang berbahan utama ikan mas dan sirup markisa.
Anita dan keluarga besar menikmati kelezatan masakan Opung Doli. Dalam hatinya, Anita berdoa semoga pohon-pohon yang telah ia tanam tadi akan cepat tumbuh menjadi besar dan bermanfaat untuk kelestarian Danau Toba. *