Sesat Setia Selalu; BATAS NAFAS DAN KUBUR; IKAN-IKAN NAIK KE GUNUNG
Puisi-puisi Aslan Abidin, Indra Tjahyadi & Conie Sema (Koran Tempo, 20-21 Juli 2019) Sesat Setia Selalu Puisi Aslan Abidin (Koran…
Arsip Cerpen di Indonesia
Puisi-puisi Aslan Abidin, Indra Tjahyadi & Conie Sema (Koran Tempo, 20-21 Juli 2019) Sesat Setia Selalu Puisi Aslan Abidin (Koran…
Cerpen Win Han (Koran Tempo, 20-21 Juli 2019) Saya tidak memiliki teman yang suka membunuh hewan-hewan lucu kecuali Rayna Kumala….
Cerpen Sumiati Al Yasmine (Analisa, 17 Juli 2019) Di antara hingar bingar malam ini, binatang jalang itu tak pernah berhenti…
Cerpen Nien Saschi (Rakyat Sultra, 16 Juli 2019) Sudut kamar terasa sepi, hanya selembar tirai yang perlahan tertiup ke sana…
Oleh Lailatul Badriyah (Kompas, 14 Juli 2019) Libur sekolah kali ini Anita bersama papa dan mamanya berkunjung ke rumah Opung…
Cerpen Martin Aleida (Kompas, 14 Juli 2019) SELEPAS latihan biola, hendak pulang, aku menunggu bus Transjakarta. Bangku termenung di halte…
Cerpen Wiji Lestari (Republika, 14 Juli 2019) Kopinya telah dingin ketika tamu berjubah silver datang secepat kedip mata duduk menghadapinya….
Oleh Dwi Utami Amalia (Analisa, 14 Juli 2019) Sekolah Dasar Budi Agung telah melaksanakan pembagian raport, tepatnya di kelas satu…
Cerpen M. Rosyid H.W. (Jawa Pos, 14 Juli 2019) FEBRUARI 1990. Malam menjelang. Hawa panas menyeruak. Kentong langgar bertalu-talu.
Cerpen Chandra Buana (Suara Merdeka, 14 Juli 2019) “Ibumu telah mati.” “Ya.” “Kita harus segera menguburnya.” “Aku tak punya uang.”
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID