Cerita Anak Rina (Lampung Post, 26 September 2021)
LABA-laba merupakan hewan sejenis serangga dengan kakinya berjumlah empat pasang dan tidak memiliki mulut untuk mengunyah. Mereka membuat rumahnya dengan membentuk jaring-jaring dari tubuhnya, rumah itu sekaligus untuk menjerat dan menyimpan mangsanya.
Di kehidupan dunia hewan, suatu hari seekor Laba-laba terlihat sedang membuat rumah. Dia pun memintal satu per satu benang yang dijalinnya menjadi rumah.
Benang membentuk jaring itu menghubungkan dari sudut dengan sudut lainnya di sebuah dinding. Dia mengerjakannya dengan serius dan hati-hati, juga dengan kedisiplinan yang tinggi.
Saat itu, cicak yang sedang lewat di dekat laba-laba langsung memperhatikan apa yang diperbuat serangga itu. Kebetulan karena di satu lokasi dengan mangsa yang sama, kedua hewan itu bersahabat.
Cicak pun tidak ragu menanyakan apa yang diperbuat sahabatnya itu.
“Apa yang kamu lakukan, Laba-laba?” tanya Cicak.
Sembari terus menjalin benangnya, Laba-laba menjawab pertanyaan sahabatnya. “Aku sedang membangun rumahku, Cicak,” jawab Laba-laba.
“Apa kamu bisa membangunnya sendirian? Apa kamu perlu bantuan?” Cicak menawarkan bantuannya kepada Laba-laba.
Namun Laba-laba dengan halus menolaknya. “Aku bisa membangunnya sendiri. Terima kasih,” jawab Laba-laba.
Setelah sarangnya selesai, Laba-laba puas memandang rumah barunya. Laba-laba mengerjakan rumahnya dengan kerja keras dan disiplin. Dia pun puas dengan hasil kerjanya. Sarang inilah yang akan ditempatinya untuk tidur dan juga menangkap mangsa. ***