Category: Faisal Oddang

Peluru Siapa yang Kami Temukan Ini?

 redaksicerpen  Sunday, 04 November 2018  0 Comments on Peluru Siapa yang Kami Temukan Ini?

Cerpen Faisal Oddang (Majas, No 1 Vol 1 / November 2018) SEMUA INI dimulai ketika tentara gerilya datang ke pesantren…

Kapotjes dan Batu yang Terapung

 redaksicerpen  Sunday, 03 June 2018  0 Comments on Kapotjes dan Batu yang Terapung

Cerpen Faisal Oddang (Kompas, 03 Juni 2018) PAGI ini, saya tidak perlu menebak siapa lelaki sialan yang bakal membayar karcis…

Gelang Tali Kutang

 redaksicerpen  Saturday, 19 August 2017  1 Comment on Gelang Tali Kutang

Cerpen Faisal Oddang (Koran Tempo, 19-20 Agustus 2017) Dia melekatkan ujung pistol di keningnya. Tangisannya belum berhenti. Air mata membelah…

Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?

 redaksicerpen  Sunday, 30 July 2017  1 Comment on Siapa Suruh Sekolah di Hari Minggu?

Cerpen Faisal Oddang (Kompas, 30 Jui 2017) NAMA saya Rahing, usia delapan tahun lebih. Saya baru saja membunuh kakak saya….

Sebelum dan Setelah Perang, Sebelum dan Setelah Kau Pergi

 redaksicerpen  Sunday, 16 October 2016  1 Comment on Sebelum dan Setelah Perang, Sebelum dan Setelah Kau Pergi

PERANG yang baru saja selesai telah mengubah banyak hal kecuali cinta kita, Arung. Saya harus pergi. Makassar setelah Ventje Sumual…

Jangan Tanyakan tentang Mereka yang Memotong Lidahku

 redaksicerpen  Saturday, 19 March 2016  1 Comment on Jangan Tanyakan tentang Mereka yang Memotong Lidahku

Cerpen Faisal Oddang (Koran Tempo, 19-20 Maret 2016) “BAGAIMANA cara mereka memotong lidahmu?”

Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon?

 redaksicerpen  Sunday, 21 February 2016  0 Comments on Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon?

Aku tumbuh menjadi pohon. Orang-orang di kampung kami akan tetap percaya bahkan jika harus didebat hingga mulut berbusa. Mereka mulai…

Orang-Orang dari Selatan Harus Mati Malam Itu

 redaksicerpen  Sunday, 28 June 2015  0 Comments on Orang-Orang dari Selatan Harus Mati Malam Itu

Kami dipaksa menganut agama resmi, mencantumkannya di KTP, dan dipaksa menjauhi Tuhan kami—Dewata Sewwae, tentu kami tidak berdaya lantas harus…

Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon

 redaksicerpen  Sunday, 04 May 2014  0 Comments on Di Tubuh Tarra, dalam Rahim Pohon

Cerpen Faisal Oddang (Kompas, 04 Mei 2014) DI PASSILIRAN [2] ini, kendati begitu ringkih, tubuh Indo [3] tidak pernah menolak…