Category: Mona Sylviana

Cerita Penari untuk Kekasih

 redaksicerpen  Saturday, 13 June 2020  2 Comments on Cerita Penari untuk Kekasih

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 13-14 Juni 2020) Cerita ini ditulis untuk kekasih gelap saya, seorang laki-laki yang tidak suka…

Menunggu (2)

 redaksicerpen  Saturday, 11 March 2017  1 Comment on Menunggu (2)

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 11 Maret 2017) JENDELA terbuka. Angin kencang menerbangkan tirai jendela. Ranting pohonan saling tabrak. Daun-daun,…

Reuni

 redaksicerpen  Saturday, 22 October 2016  0 Comments on Reuni

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 22-23 Oktober 2016) YANG tidak boleh dilakukan kalau berniat datang ke acara reuni adalah memikirkan…

Masalah

 redaksicerpen  Saturday, 28 May 2016  0 Comments on Masalah

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 28-29 Mei 2016) MULANYA cerita ini menggunakan orang pertama sebagai narator. Memasuki minggu ketiga, ketika…

Nonsens

 redaksicerpen  Saturday, 05 March 2016  0 Comments on Nonsens

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 06-07 Maret 2016) “SAYA ingin berhenti jadi penulis.” Hei. Jangan berhenti. Saya pastikan cerita ini…

“To Be or Not To Be”

 redaksicerpen  Sunday, 02 June 2013  0 Comments on “To Be or Not To Be”

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 2 Juni 2013) DARA langsung menutup lagi pintu. Tapi asap putih dan bau knalpot telanjur…

Wajah Terakhir

 redaksicerpen  Sunday, 15 August 2010  0 Comments on Wajah Terakhir

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 15 Agustus 2010) MARIA mengambil sebatang. Meletakkan bungkus rokok di atas rok span abu-abu tua…

Mata Marza

 redaksicerpen  Sunday, 10 January 2010  0 Comments on Mata Marza

Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 10 Januari 2010) NYAMUK berdenging di liang telinga.