Begenggek
Takdir persamuhanku dengan Dewi tak cuma untuk berbagi. Kami mufakat bertukar posisi. Kami dikutuk tak sekadar bercinta. Kami juga berdebat.
Arsip Cerpen di Indonesia
Takdir persamuhanku dengan Dewi tak cuma untuk berbagi. Kami mufakat bertukar posisi. Kami dikutuk tak sekadar bercinta. Kami juga berdebat.
Cerpen S Jai (Jawa Pos, 28 Juni 2020) LELAKI itu menghantamkan sebilah kapak pada sebatang pohon nangka. Seekor kucing memicing;…
Cerpen S. Jai (Jawa Pos, 19 Januari 2020) ”JANGAN menatap mataku, nanti kamu jatuh cinta.”
Cerpen S. Jai (Jawa Pos, 18 Agustus 2019) SIANG, jelang pulang dari rumahmu. Di halaman berdebu itu, antara berbagi menghirup…
Cerpen S. Jai (Jawa Pos, 14 Oktober 2018) (Bagian 2-Habis) IV Di kota yang tidak pernah tidur, bising, sibuk, ingar…
Cerpen S. Jai (Jawa Pos, 07 Oktober 2018) (Bagian 1) I SUARAMU terdengar begitu lirih, lembut. Bahkan lebih halus daripada…
Cerpen S. Jai (Jawa Pos, 23 Oktober 2011) ANAK pertamaku lahir ketika suamiku kehilangan pekerjaan. Meski kehamilanku saat itu direncanakan,…
I KAU begitu memuja hujan, seakan rinai dan desau angin yang menampiaskan rintik jarum-jarum ke dinding itu, pepohonan, juga rerumputan…
“CERITAKAN kepadaku tentang Jalan Tuhan itu, Pak Tua.”
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID