Category: S Prasetyo Utomo

S Prasetyo Utomo

Lahir di Yogyakarta, 7 Januari 1961. Sastrawan berkebangsaan Indonesia yang juga sekaligus akademikus di Universitas PGRI Semarang. Ia merupakan salah satu sastrawan yang menjadi bagian dari lahirnya wacana sastra kontekstual pada dasawarsa 1980-an.

Menyelesaikan program doktor Ilmu Pendidikan Bahasa Unnes pada 9 Maret 2018 dengan disertasi “Defamiliarisasi Hegemoni Kekuasaan Tokoh Novel Kitab Omong Kosong Karya Seno Gumira Ajidarma”.

Sejak 1983, ia mulai aktif menulis esai sastra, puisi, cerpen, novel, dan artikel di beberapa surat kabar antara lain Horison, Kompas, Jawa Pos, Suara Pembaruan, Republika, Koran Tempo, Media Indonesia, Bisnis Indonesia, Nova, Seputar Indonesia, Suara Karya, Mutiara, Pelita, Jayakarta, Majalah Noor, dan lain-lainnya. S Prasetyo Utomo

Bibliografi
  1. Perdebatan Sastra Kontekstual (Antologi Esai, 1985)
  2. Antologi Puisi Jawa Tengah (Antologi Puisi, 1994)
  3. Serayu (Antologi Puisi, 1995)
  4. Ritus (Antologi Cerpen, 1995)
  5. Lawang Sewoe (Antologi Puisi, 1996)
  6. Sesudah Layar Turun (Antologi Puisi, 1996)
  7. Jentera Terkasa (Antologi Puisi, 1998)
  8. Horison Sastra Indonesia 2 Kitab Cerpen (2002)
  9. Cerita-cerita Pengantin (Antologi Cerpen, 2004)
  10. Bidadari Sigar Rasa (Antologi Cerpen, 2005)
  11. Forum Sastra Indonesia Hari Ini: Jawa Tengah (2010).
  12. Bidadari Meniti Pelangi (Novel, Penerbit Buku Kompas, 2005)
  13. Tangis Rembulan di Hutan Berkabut (Novel, HO Publishing, 2009)
  14. Tarian Dua Wajah (Novel, Alfabet, 2016)[6]
  15. Cermin Jiwa (Novel, Alfabet, 2017)
  16. Percumbuan Topeng (Novel, Cipta Prima Nusantara, 2022)
  17. Ketakutan Memandang Kepala (Kumpulan Cerpen, Hyang Pustaka, 2022)
Penghargaan
  1. Anugerah Kebudayaan 2007 dari Departemen Kebudayaan dan Pariwisata untuk cerpen “Cermin Jiwa”, yang dimuat Kompas, 12 Mei 2007
  2. Anugerah Acarya Sastra 2015 dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa
  3. Cerpen Pilihan Kompas 2008
  4. Cerpen Pilihan Kompas 2009
  5. Cerpen Pilihan Kompas 2010

Pemburu Penari Sema

 redaksicerpen  Sunday, 28 August 2022  0 Comments on Pemburu Penari Sema

Cerpen S Prasetyo Utomo (Koran Tempo, 28 Agustus 2022) ASAP dan gemeretak api membubung di jalan utama Ankara malam itu….

Langkah Terpenggal

 redaksicerpen  Sunday, 04 April 2021  0 Comments on Langkah Terpenggal

Di bawah langit-langit bar yang digetarkan suara musik, di antara aroma anggur, minuman keras, dan asap rokok, Thongsuk menanti gilirannya…

Anak Panah Dewa

 redaksicerpen  Sunday, 21 March 2021  0 Comments on Anak Panah Dewa

Cerpen S Prasetyo Utomo (Koran Tempo, 21 Maret 2021) PERASAAN Kodrat senantiasa terguncang bila berada di atas panggung. Dilihatnya Dewa…

Langit Senja Laksmita

 redaksicerpen  Sunday, 08 November 2020  0 Comments on Langit Senja Laksmita

Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 08 November 2020) TERGAGAP bangun fajar dini hari, Laksmita tak melihat suaminya, Ki Broto,…

Pulung Lurah

 redaksicerpen  Sunday, 05 April 2020  0 Comments on Pulung Lurah

Cerpen S Prasetyo Utomo (Media Indonesia, 05 April 2020) APALAGI yang harus dikatakan Ki Broto untuk menolak amplop tebal berisi…

Mantra Pemikat Lebah

 redaksicerpen  Sunday, 02 June 2019  0 Comments on Mantra Pemikat Lebah

Cerpen S. Prasetyo Utomo (Solo Pos, 02 Juni 2019) “Izinkan aku berguru padamu!” pinta Lurah Ngarso pada Ki Broto. D…

Malam Laksmita

 redaksicerpen  Sunday, 21 April 2019  0 Comments on Malam Laksmita

Cerpen S Prasetyo Utomo (Kompas, 21 April 2019) TENGAH malam, dalam pulas tidur, Ayah mengigau, ketakutan, serupa diburu setan. Berteriak-teriak….

Topeng Arum

 redaksicerpen  Sunday, 07 April 2019  0 Comments on Topeng Arum

Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 07 April 2019) Keheningan merasuki jiwa Arum, menenteramkannya sejak menempati Sanggar Pawening di tengah…

Percumbuan Topeng

 redaksicerpen  Sunday, 02 September 2018  1 Comment on Percumbuan Topeng

Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 02 September 2018) Kamar kosong yang ditinggalkan Dewi Laksmi, setelah menikah, masih rapi seperti…

Pertemuan Taman Lumpini

 redaksicerpen  Sunday, 23 April 2017  0 Comments on Pertemuan Taman Lumpini

BETAPA teduh bayangan pohon jatuh di permukaan danau. Dewi Laksmi, gadis penari ternama dari Jawa, memenuhi ajakan Samad, manajer hotel…