Category: Zelfeni Wimra

Madrasah Kunang-Kunang

 redaksicerpen  Sunday, 21 May 2017  0 Comments on Madrasah Kunang-Kunang

Cerpen Zelfeni Wimra (Jawa Pos, 21 Mei 2017) I Langkahku dihentikan kedipan kunangkunang. Puluhan atau mungkin ratusan titik cahaya mungil…

Tukang Beri Makan Kucing

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2016  0 Comments on Tukang Beri Makan Kucing

Cerpen Zelfeni Wimra (Jawa Pos, 13 Maret 2016) “Jangan sampai lupa memberi makan kucing,” ucap suara lembut di seberang telepon…

Marini dan Marina

 redaksicerpen  Sunday, 29 June 2014  1 Comment on Marini dan Marina

Cerpen Zelfeni Wimra (Media Indonesia, 29 Juni 2014) BELUM genap jam sembilan pagi, Marini sudah merangkak masuk kandang. Di dalam…

Diri Juga Ingin Pulang

 redaksicerpen  Sunday, 11 August 2013  0 Comments on Diri Juga Ingin Pulang

Cerpen Zelfeni Wimra (Jawa Pos, 11 Agustus 2013) ALAM beringsut ke pagi. Detak jarum jam dinding seakan menjadi musik yang…

Pelabuhan Matahari

 redaksicerpen  Sunday, 05 May 2013  6 Comments on Pelabuhan Matahari

Cerpen Zelfeni Wimra (Media Indonesia, 5 Mei 2013) SEMUA orang tahu, ia yang pertama kali menamai garis langit barat dengan…

Gadis Bermata Gerimis

 redaksicerpen  Tuesday, 30 October 2012  6 Comments on Gadis Bermata Gerimis

Cerpen Zelfeni Wimra (Jawa Pos, 14 Oktober 2012) AKU harus bertemu Gadis bermata gerimis itu menjelang siang beralih jadi senja….

Urat Leher Burhan

 redaksicerpen  Friday, 06 July 2012  1 Comment on Urat Leher Burhan

Cerpen Zelfeni Wimra (Jawa Pos, 3 Juni 2012) I EMBUN jantan sudah turun. Pertanda malam segera beralih jadi pagi. Burhan…

Tuan Alu dan Nyonya Lesung

 redaksicerpen  Sunday, 15 May 2011  0 Comments on Tuan Alu dan Nyonya Lesung

Cerpen Zelfeni Wimra (Koran Tempo, 15 Mei 2011) TUAN Alu memeriksa setiap pori-pori di kepalanya. Bagian ujung dari tubuhnya yang…

Sihir Batu Bata

 redaksicerpen  Sunday, 27 March 2011  0 Comments on Sihir Batu Bata

IA berdiri di atas setumpuk batu bata, sebagai penambah tinggi badannya. Tangannya berpegang ke salah satu tiang kedai bagian belakang….

Gantungan Baju Buya

 redaksicerpen  Sunday, 04 July 2010  1 Comment on Gantungan Baju Buya

Cerpen Zelfeni Wimra (Koran Tempo, 04 Juli 2010) KAMI sering saling tercengang melihat Buya Mukaram berlalu mengayuh sepeda di tengah…