Kobatsah
Cerpen Gunawan Maryanto (Jawa Pos, 24 Juni 2012) BEBERAPA kali sudah dalam hidup kita terbangun dan lupa dengan…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Gunawan Maryanto (Jawa Pos, 24 Juni 2012) BEBERAPA kali sudah dalam hidup kita terbangun dan lupa dengan…
Cerpen Gunawan Maryanto (Koran Tempo, 19 Februari 2012) DI jalan Bugisan Jogja dulu ada sebuah warung rokok. Kecil dan seadanya,…
Cerpen Gunawan Maryanto (Suara Merdeka, 29 Januari 2012) SAAT menyaksikan sebuah pertunjukan ludruk mahasiswa di kampus sebelah kampung, Mito berkata…
Cerpen Gunawan Maryanto (Suara Merdeka, 10 Juli 2011) PADA hari naas itu Angreni bangun sedikit terlalu siang. Ia tak mendapati…
Cerpen Gunawan Maryanto (Koran Tempo, 5 Juni 2011) BERITA ini kutulis untuk Sri Bajrajñana yang hampa—yang berdiam jauh di dalam…
Cerpen Gunawan Maryanto (Koran Tempo, 09 Januari 2011) SEBUAH tombak melayang ke arah dadanya. Melesat dengan cepat seperti pesawat terbang….
TUKANG becak itu bernama Sumadi. Teman-temannya di kampung memanggil Sumadi Becak. Ia sering mengantar saya ke mana saja. Mangkalnya persis…
SUCIPTO tahu besok pagi dia akan kalah. “Tak ada yang mendukungku sama sekali!” Tak ada tenaga dalam suaranya. Keras tapi…
AKHIRNYA aku mengajakmu ke toko wayang. Itu janjiku sejak tahun lalu. Barulah sekarang aku bisa melunasinya. Betapa sulit menjelaskan kepadamu…
PAK Karyono menatapku dengan tajam. Seperti tengah mengulitiku dengan kejam. Di luar langit mendung seolah mengekalkan pertemuan kami.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID