Di Balik Kabut Menyulam Rindu
Cerpen Karisna Mega (Pikiran Rakyat, 12 Agustus 2018) SAHABAT, ingatkah kamu pada bait kata yang menjadi sejuta makna? Pada buku…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Karisna Mega (Pikiran Rakyat, 12 Agustus 2018) SAHABAT, ingatkah kamu pada bait kata yang menjadi sejuta makna? Pada buku…
Cerpen Muhamad Wildan Kemal (Pikiran Rakyat, 05 Agustus 2018) MASIH terngiang dengan jelas di telingaku tentang dongeng kakek dahulu, sewaktu…
Cerpen Matdon (Pikiran Rakyat, 29 Juli 2018) SORE pucat, matahari mulai menepi. Tubuhku limbung, kepala pusing, bumi serasa berputar. Sementara…
Cerpen Miftah Amarudin (Pikiran Rakyat, 22 Juli 2018) MASIH terngiang dengan jelas di telingaku tentang dongengan kakek dahulu, sewaktu aku…
Cerpen Deden Hardi (Pikiran Rakyat, 15 Juli 2018) SEBELUM gelap kabut dan pertanyaanmu terlontar serupa mimpiku, kita sedang bertamasya, bukan?…
Cerpen Sarah Nurhalizah (Pikiran Rakyat, 08 Juli 2018) MIKAILA keluar dari ruangan itu dengan wajah muram. Ini tidak seperti yang…
Cerpen Sandza (Pikiran Rakyat, 01 Juli 2018) /H-3 Bulan/ Tinggal belasan putaran matahari lagi UNBK digelar. Ketika dada semua siswa…
Cerpen Manaf Maulana (Pikiran Rakyat, 24 Juni 2018) DI usianya yang sudah uzur, sudah lebih dari 70 tahun, Pak Madi…
Cerpen Sam Edy Yuswanto (Pikiran Rakyat, 10 Juni 2018) IA terus menangis. Air matanya tiada henti menetes. Sampai-sampai aku tak…
Cerpen Beni Setia (Pikiran Rakyat, 27 Mei 2018) BENAR, Aid yang selalu bilang, “Tempat terindah untuk mati adalah kota keiahiran….”…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID