Lelaki Tak Bermata dan Anjing Kudisan
Cerpen Gunawan Tri Atmodjo (Suara Merdeka, 8 Juni 2014) /1/ Kesaksian Kedua Penunggu Makam AKU melihat sendiri betapa lelaki tak…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Gunawan Tri Atmodjo (Suara Merdeka, 8 Juni 2014) /1/ Kesaksian Kedua Penunggu Makam AKU melihat sendiri betapa lelaki tak…
Cerpen Nadya Nadine (Media Indonesia, 8 Juni 2014) BARANGKALI karena Tuhan terlalu mencintai ibu, Dia membutakan matanya, hingga sepanjang usia,…
Cerpen I Wayan Suardika (Kompas, 08 Juni 2014) SUDAH subuh. Segala masih ditangkup kabut. Jika bukan karena bulan, mungkin sawah…
Cerpen Agus Salim (Suara Merdeka, 1 Juni 2014) Prolog SETIAP kali ada orang berkunjung ke desaku pasti akan bertanya tentang…
Cerpen Taufik Ikram Jamil (Media Indonesia, 1 Juni 2014) TAK ada keistimewaan khusus dari upacara kematian yang diceritakan Murad sampai…
Cerpen Tjak S Parlan (Republika, 01 Juni 2014) Entah sejak kapan, suara beduk tidak lagi menarik di kota itu. Dulu,…
ADA sebuah sofa besar di rumah kakekku yang begitu tua dan antik hingga dapat disebut keramat. Kursi itu terletak di…
Cerpen Y Agusta Akhir (Republika, 25 Mei 2014) MATA cekung Padma mengerjap menatap senja yang entah mengapa akhir-akhir ini terasa muram….
Cerpen Rilda A. Oe. Taneko (Media Indonesia, 25 Mei 2014) TIRAI bambu melindungiku dari hangat mentari yang mulai terbenam. Aku…
DIA selalu datang membawa bola-bola api yang dibungkus dengan kertas kado abu-abu mengilat, yang anti panas dan tidak bisa terbakar.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID