Penyewa Rahim
SENJA menutup biasnya dengan mengubahnya menjadi malam yang pekat. Sejak nuansa senja yang sendu hingga malam yang pahit datang, tak…
Arsip Cerpen di Indonesia
SENJA menutup biasnya dengan mengubahnya menjadi malam yang pekat. Sejak nuansa senja yang sendu hingga malam yang pahit datang, tak…
DIA datang menunggang ombak dari Batavia, tiga purnama menetap di Telukbetung, lalu ratusan kilometer menuju Lehan [1] dilahap dengan jalan…
Cerpen Clara Ng (Koran Tempo, 03 April 2011) BERTAHUN-TAHUN lamanya aku begitu percaya pada Cai Shen, Dewa Pemberi Rezeki, yang…
Oleh Setta SS (Kotasantri, 14 Februari 2009) ADA banyak hal yang memaksa saya untuk lebih banyak merenung akhir-akhir ini. Bertanya…
Cerpen Sanie B Kuncoro (Kompas, 27 Maret 2011) KAU tak hendak menghitung. Namun, tahun-tahun yang melintas itu setiap kali mengucapkan…
Cerpen M Daniel Ilyas (Republika, 27 Maret 2011) PAK Sakim baru saja naik bus di terminal bus Grogol. Dia langsung…
IA berdiri di atas setumpuk batu bata, sebagai penambah tinggi badannya. Tangannya berpegang ke salah satu tiang kedai bagian belakang….
DI pengujung petang itu, lidah-lidah api jingga berkeretap liar, memangsa cepat sejengkal demi sejengkal badan kapal dongfeng berbahan kayu milik…
Oleh Setta SS (Antologi Semiliar Cinta untuk Ayah, GIP, 2011) I. Assalamu ‘alaikum wr. wb., Inna lillahi wa inna ilaihi…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID