Percakapan di Serat Lontar

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Percakapan di Serat Lontar

HALIMUN menipis. Air laut menyurut memperlihatkan bebatuan karang yang mendatar di sepanjang tepian pantai. Sinar keemasan jatuh pada ujung dedaun….

Racun untuk Tuan

 redaksicerpen  Sunday, 27 February 2011  0 Comments on Racun untuk Tuan

BERANDA berbentuk setengah lingkaran, dan seorang perempuan kecil di hadapanku. Sudah ratusan kali aku duduk di beranda ini bersamanya. Biasanya…

Salju di Leuven

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Salju di Leuven

Cerpen Bosman Batubara (Kompas, 20 Februari 2011) (Kepada Maria Janakova)

Titik Hati

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Titik Hati

NYONYA Maali melompat dari kursi. “Apa?”Sepasang matanya seolah keluar dari tempurung kepala. Sekelompok lelaki, preman sekalipun, mengerut bila berhadapan dengan…

Qiu Shui Yi

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Qiu Shui Yi

AKU menekukkan punggung seperti panda yang malas bergerak. Angin menggasak dada. Dingin menghajar kulit. Kunaikkan retsliting jaket tipisku, agak macet….

Si Loak

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Si Loak

KAU dipanggil si Loak dan itu artinya sangat bodoh. Keluargamu, terutama ayahmu, memanggilmu seperti itu. Kalau panggilan itu sudah diteriakkan…

Tarawengkal

 redaksicerpen  Sunday, 20 February 2011  0 Comments on Tarawengkal

TARAWENGKAL seukuran pantat gelas belimbing itu telah serupa bara kayu rambutan yang membakarnya. Merah menyala. Seperti cabe matang di pohon….

Ketika Pohon Itu Masih Mekar

 redaksicerpen  Sunday, 13 February 2011  0 Comments on Ketika Pohon Itu Masih Mekar

Cerpen Doni Jaya (Kompas, 13 Februari 2011) PEREMPUAN berkebaya encim berwarna hijau itu menoleh kepadaku dari kursi anyaman plastiknya yang…

Sajadah

 redaksicerpen  Sunday, 13 February 2011  0 Comments on Sajadah

SUDAH seminggu ini Angga membiarkanku terkapar sendirian di pojok kamarnya yang lembap dan dingin. Aku digeletakkan begitu saja. Dicuekin sendirian….

Awang Uwung

 redaksicerpen  Sunday, 13 February 2011  0 Comments on Awang Uwung

PADA awalnya gelap gulita. Tiba-tiba muncul warna-warna: hitam, kuning, hijau, ungu, dan abu-abu. Abu-abu lalu terlihat sangat dominan, hanya degradasinya…