Well-Dying

 redaksicerpen  Saturday, 13 November 2010  3 Comments on Well-Dying

Oleh Setta SS (Eramuslim, 20 Januari 2008) HWANG Yu-jin terbaring dalam peti mati di ruangan temaram. Insinyur Mesin berusia 29…

Ikan Terbang Kufah

 redaksicerpen  Sunday, 07 November 2010  0 Comments on Ikan Terbang Kufah

Cerpen Triyanto Triwikromo (Kompas, 07 November 2010) KAU tak tahu di mana tubuh Kufah, Kiai Siti, Zaenab, dan ikan-ikan terbang…

BATU

 redaksicerpen  Sunday, 07 November 2010  0 Comments on BATU

SATU hari, setelah di rumah diadakan walimatus safar, Haji Maskud datang ke rumah. Ia menyerahkan tiga butir batu. Tak ada…

Misbahul

 redaksicerpen  Sunday, 07 November 2010  0 Comments on Misbahul

RABU, 15 Desember 1943. Hukum alam telah ditaklukkan oleh kekuatan-kekuatan gaib. Bulan Desember, sebetulnya, bukan sekadar musim hujan, tapi puncak…

Tiga Cerita di Batang Pisang

 redaksicerpen  Sunday, 07 November 2010  1 Comment on Tiga Cerita di Batang Pisang

Cerita Satu: Kurusetra

Jangan Pernah Sekali-kali Menghakimi!

 redaksicerpen  Monday, 01 November 2010  2 Comments on Jangan Pernah Sekali-kali Menghakimi!

Oleh Setta SS (Kotasantri, 19 Februari 2009) PAGI ini saya membaca sebuah berita terkait razia pasangan mesum yang tertangkap basah…

Lebih Kuat dari Mati

 redaksicerpen  Sunday, 31 October 2010  0 Comments on Lebih Kuat dari Mati

Cerpen Mardi Luhung (Kompas, 31 Oktober 2010) I AKHIRNYA, aku memang percaya, jika antara sakit dan mati tak ada hubungannya….

Ancaman

 redaksicerpen  Sunday, 31 October 2010  0 Comments on Ancaman

HUJAN lebat mengguyur desa kami berhari hari. Enam bulan hujan tidak pernah menyentuh tetanah di desa ini. Begitu turun, derasnya…

Hari-hari Sekolah Chike

 redaksicerpen  Sunday, 31 October 2010  0 Comments on Hari-hari Sekolah Chike

Cerpen Chinua Achebe (Suara Merdeka, 31 Oktober 2010) ANAK bungsu Sarah laki-laki, dan kelahirannya membawa kegembiraan besar dalam rumah ayahnya,…

Hamzah dari Fansur

 redaksicerpen  Sunday, 31 October 2010  0 Comments on Hamzah dari Fansur

DI PELABUHAN Malabar aku takjub oleh seseorang yang sangat kotor, yang bersedia menyerahkan dirinya sebagai seorang hamba sahaya apabila ada…