Kolase Waktu (Percakapan-Percakapan yang Tak Selesai)
GELAP bangkit seperti kelelawar raksasa yang merentangkan sayap di atas kampung ini. Agaknya, malam di mana-mana, selalu menanggungkan kecemasan yang…
Arsip Cerpen di Indonesia
GELAP bangkit seperti kelelawar raksasa yang merentangkan sayap di atas kampung ini. Agaknya, malam di mana-mana, selalu menanggungkan kecemasan yang…
Cerpen Quim Monzó (Koran Tempo, 03 Oktober 2010) SEPASANG suami-istri merenungi siluet menara itu. Yang perempuan merasa diliputi kasih mesra…
Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 26 September 2010) KIPLIK sungguh mengerti, betapapun semua itu tentunya hanya dongeng.
AKU mengendus anyir paradoks dalam kepekatan malam. Lidah gerimis menjilat hening, tetapi debu-debu yang mengusamkan nurani masih saja liar menari-nari….
APAKAH kau pernah melihat bulan bulat dengan kilap mentega? Itu hanya terjadi setahun sekali. Ketika itu pekat akan menyingkir dari…
DI matanya tersimpan ribuan kenangan yang ganjil tentang kota itu. Kota yang sekujur bangunan dan tanahnya—serta jurang semestanya—kini telah berselimut…
TUKANG becak itu bernama Sumadi. Teman-temannya di kampung memanggil Sumadi Becak. Ia sering mengantar saya ke mana saja. Mangkalnya persis…
Cerpen K Usman (Kompas, 19 September 2010) BAGI Gadis, menyendiri di tepi danau, menunggu seseorang yang pernah berjanji padanya tidak…
Cerpen Putu Wijaya (Jawa Pos, 19 September 2010) PADA hari raya Idul Fitri muncul tamu yang tak dikenal di rumahku….
SUCIPTO tahu besok pagi dia akan kalah. “Tak ada yang mendukungku sama sekali!” Tak ada tenaga dalam suaranya. Keras tapi…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | |||
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 | |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID