Pengakuan
Di Semarang, pada tanggal 31 Januari 1728, setelah mundur satu hari dari hari yang direncanakan (karena, menurut perhitungan, itu adalah…
Arsip Cerpen di Indonesia
Di Semarang, pada tanggal 31 Januari 1728, setelah mundur satu hari dari hari yang direncanakan (karena, menurut perhitungan, itu adalah…
Laila tidur tak bergerak di sofa ruang tengah. Napasnya halus, lunak. Dadanya bak tak beriak. Wajahnya bersih, putih. Atau, pucat?…
MEMASUKI malam Rabiulawal. Dentang-dentang suara rebana mengiringi syair puji-pujian Ilahi serta shalawat yang didendangkan para remaja masjid menyambut perayaan Maulid…
APAKAH yang akan kita temukan pada sebuah ziarah?
LARUT malam. Ia terus berjalan, membiarkan dirinya hanyut dalam arus pikiran. Kota begitu lengang. Sesekali, ada kendaraan lewat dengan mesin…
CERITA ini bermula ketika aku berangkat ke suatu tempat, dan dari kaca bus yang terbuka kulihat sebatang pohon menyendiri di…
Masdudin jengkel melihat istrinya terbahak sampai badannya berguncang-guncang seperti bemo yang tengah menunggu penumpang. “Apanya yang lucu Asyura?”
LEMBUT purnama mengantarkan langkah Suryo mencapai masjid tua peninggalan Syekh Maulana. Inilah masjid ke-1000 yang disinggahinya dalam pengembaraan malam. Tiap…
MALINA belum menentukan ke mana ia akan pergi ketika ia menumpang bus tua. Dia hanya tahu bus itu akan keluar…
1. Pengakuan Kayafas AKU, Kayafas —Imam Agung Yahudi—yang mengatur agar Kristus dihukum mati. Aku tekankan sekali lagi, aku yang telah…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID