Mati
Cerpen Sergi Pamies (Koran Tempo, 17 Januari 2010) AKU harus mengalami mati untuk tahu apakah ada orang yang mencintaiku. Ketika…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Sergi Pamies (Koran Tempo, 17 Januari 2010) AKU harus mengalami mati untuk tahu apakah ada orang yang mencintaiku. Ketika…
Cerpen Helvy Tiana Rosa LELAKI itu tiada mempunyai wajah yang tetap, tetapi sebenarnya ia ada. Ia selalu bersembunyi di balik…
Cerpen S Prasetyo Utomo (Kompas, 10 Januari 2010) MULUT Sukro senantiasa memerah. Bibir, gigi, dan lidah lelaki setengah baya itu…
Cerpen Ika Yunia Fauzia (Republika, 10 Januari 2010) “HIDUP ini indah, seindah tumpukan sampah yang menggunung di depanku. Seharum aroma…
Cerpen Saroni Asikin (Suara Merdeka, 10 Januari 2010) (1) SENJA jingga. Angin sejuk menguarkan amis darah. Draupadi berjalan menuju altar…
Cerpen Mona Sylviana (Koran Tempo, 10 Januari 2010) NYAMUK berdenging di liang telinga.
Cerpen Beni Setia (Kompas, 03 Januari 2010) DINGIN itu memuncak sejak ngambil wudhu untuk shalat subuh. Kabut tebal. Petunjuk waktu…
Cerpen Dewachan (Republika, 03 Januari 2010) KOTA ini palsu. Dunia hipokrit yang seluruhnya hanya belantara amazon. Banyak tangis dalam senyum….
Cerpen Putu Wijaya (Jawa Pos, 03 Januari 2010) TAK terasa 2010 datang. Semua orang bertanya, apa yang akan terjadi?
Cerpen Ernest Hemingway (Suara Merdeka, 03 Januari 2010) KEMUDIAN cuaca memburuk. Itu bakal berlangsung pada suatu hari ketika musim gugur…
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID