Senja Buram, Daging di Mulutnya
Cerpen Radhar Panca Dahana (Kompas, 29 Februari 2004) “AMBILLAH! Aku ikhlas. Ambillah dan cepat pergi!”
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Radhar Panca Dahana (Kompas, 29 Februari 2004) “AMBILLAH! Aku ikhlas. Ambillah dan cepat pergi!”
Cerpen Bre Redana (Kompas, 21 Desember 2003) NAMAKU Vampira Suburbia. Gebyar gemerlap berikut semua cahaya kota besar yang menyala serentak…
Cerpen Wayan Sunarta (Kompas, 14 Desember 2003) (Kisah Lima Penjelmaan)
Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 30 November 2003) SEMINGGU setelah perceraiannya, perempuan itu memasuki sebuah kafe, dan memesan Rembulan dalam…
Cerpen Timbul Nadeak (Kompas, 09 November 2003) ENTAH siapa yang pertama kali menamai kakek itu Ompung Hamatean (Kakek Kematian), tak…
Cerpen Yusrizal KW (Kompas, 02 November 2003) AINI mestinya tersinggung ketika suaminya, setelah hari pernikahan mereka berdua, mengatakan, “Aku tidak…
Cerpen Djenar Maesa Ayu (Kompas, 26 Oktober 2003) SEBAGIAN orang menganggap saya munafik. Sebagian lagi menganggap saya pembual. Sebagian lagi…
Cerpen Putu Wijaya (Suara Karya, 21 September 2003) SEORANG pengusaha muda Indonesia (mestinya dia menjadi anggota HIPMI) mencoba merebut peluang…
Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 17 Agustus 2003) HANYA laut. Hanya kekosongan. Dunia hanyalah laut dan langit yang dibatasi garis…
Cerpen Radhar Panca Dahana (Kompas, 29 Juni 2003) KABAR gembira datang pagi hari.
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | ||||
| 4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 |
| 11 | 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 |
| 18 | 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 |
| 25 | 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID