Kadal

 redaksicerpen  Thursday, 08 June 1995  0 Comments on Kadal

Cerpen Putu Wijaya (1995) SEKITAR jam sepuluh pagi. Seorang anak menatap batu-batu di sebuah gang. Di bawah pohon belimbing, dari…

Dongeng Sebelum Tidur

 redaksicerpen  Sunday, 22 January 1995  0 Comments on Dongeng Sebelum Tidur

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 22 Januari 1995) “JADI, mereka tidur sambil memandang rembulan, Mama?”

Bulan di Atas Kampung

 redaksicerpen  Sunday, 18 September 1994  0 Comments on Bulan di Atas Kampung

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 18 September 1994) TERANG bulan. Listrik mati. Seperti biasa Naro melangkah pulang menjelang dini hari,…

Kaya

 redaksicerpen  Sunday, 30 January 1994  0 Comments on Kaya

Cerpen Putu Wijaya (Kalam Edisi 01/1994) KARENA semua jalan buntu, Alung mengadu ke dukun.

Lampor

 redaksicerpen  Sunday, 10 October 1993  0 Comments on Lampor

Cerpen Joni Ariadinata (Kompas, 10 Oktober 1993) PLASTIK-PLASTIK terapung, lumpur pekat kecoklatan, perkakas penyok, bangkai anjing dengan perut gembung, lalat…

Sebuah Pertanyaan untuk Cinta

 redaksicerpen  Sunday, 28 March 1993  0 Comments on Sebuah Pertanyaan untuk Cinta

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 28 Maret 1993) PADA sebuah telepon umum, seorang wanita berbicara dengan wajah gelisah.

Malam Seribu Bulan

 redaksicerpen  Sunday, 21 March 1993  0 Comments on Malam Seribu Bulan

Cerpen Hamsad Rangkuti (Republika, 21 Maret 1993) AKU adalah orang yang suka menikmati berbuka puasa di rumah makan atau warung-warung…

Sepotong Senja untuk Pacarku

 redaksicerpen  Sunday, 09 February 1992  1 Comment on Sepotong Senja untuk Pacarku

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 09 Februari 1992) ALINA tercinta,

Pelajaran Mengarang

 redaksicerpen  Sunday, 05 January 1992  0 Comments on Pelajaran Mengarang

Cerpen Seno Gumira Ajidarma (Kompas, 05 Januari 1992) PELAJARAN mengarang sudah dimulai.

Kado Istimewa

 redaksicerpen  Friday, 18 October 1991  0 Comments on Kado Istimewa

Cerpen Jujur Prananto (Kompas, 20 Oktober 1991) BU Kustiyah bertekad bulat menghadiri resepsi pernikahan putra Pak Hargi. Tidak bisa tidak….