Month: March 2011

Di Sini, Hujan Turun Deras Sekali

 redaksicerpen  Sunday, 20 March 2011  0 Comments on Di Sini, Hujan Turun Deras Sekali

HUJAN turun deras sekali. Namun, seperti apa pun cuacanya, kau selalu datang tepat waktu. Kini, kubayangkan, kau sedang duduk gelisah…

Brongkos

 redaksicerpen  Sunday, 20 March 2011  0 Comments on Brongkos

ADA yang tak habis dipikir oleh Nurlela, yakni rasa sedap brongkos Mbah Put. Seperti puisi, kesedapan brongkos Mbah Put tak…

Titik Perubahan

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Titik Perubahan

Oleh Setta SS (Kotasantri, 11 Maret 2009) Jika esok dan esok hari kau masih tak jua berbeda dengan kemarin dan…

Malam di Kota Merah

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Malam di Kota Merah

Cerpen Toni Lesmana (Kompas, 13 Maret 2011) MALAM. Malam yang dingin. Angin seperti menghunus pisau dan mengiris setiap inci kulit…

Pergi Haji

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Pergi Haji

HARI ini, Pak Pri dan Bu Pri bertengkar. Padahal sebetulnya, hari ini mereka harus segera datang ke rumah Yamin, tetangga…

Dongeng Pendek tentang Kota-Kota dalam Kepala

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Dongeng Pendek tentang Kota-Kota dalam Kepala

Kota Tungku Entah sejak kapan kota itu tumbuh dalam kepalaku. Tepatnya di ceruk mata. Aku pernah terdampar di kota itu,…

Anak Iblis

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Anak Iblis

ANACUCU, hari ini biarkan Ame Tua bercerita padamu. Pada waktu singkat, di antara gerimis yang tiba-tiba datang, aku akan bercerita…

Rumah

 redaksicerpen  Sunday, 13 March 2011  0 Comments on Rumah

Cerpen Indah Ariani (Koran Tempo, 13 Maret 2011) TEMPAT ini masih seperti dua puluh tahun lalu. Saat pertama kali kita…

When Silent is Gold

 redaksicerpen  Thursday, 10 March 2011  0 Comments on When Silent is Gold

Oleh Setta SS (Kotasantri, 4 Maret 2009) Most of man’s troubles come from his inability to sit and be quiet…

Laron

 redaksicerpen  Sunday, 06 March 2011  0 Comments on Laron

Cerpen Mashdar Zainal (Kompas, 06 Maret 2011) SEDARI pagi hujan terus mericis. Hingga menjelang magrib baru liris, menjadi gerimis-gerimis tipis….