Month: August 2011

Lembaran dari Kendeng

 redaksicerpen  Monday, 29 August 2011  0 Comments on Lembaran dari Kendeng

Cerpen Sarjoko (Suara Merdeka, 28 Agustus 2011) AKU menemukan lembaran-lembaran ini di wilayah Pegunungan Kendeng yang membentang di wilayah Kayen…

Cahaya di Malam Seribu Bulan

 redaksicerpen  Monday, 29 August 2011  0 Comments on Cahaya di Malam Seribu Bulan

Cerpen La Birruni (Republika, 28 Agustus 2011) “BANG Zein….” seru Wina bahagia melihat sang suami dari kejauhan dengan abaya putihnya…

“Pakiah” dari Pariangan

 redaksicerpen  Sunday, 28 August 2011  0 Comments on “Pakiah” dari Pariangan

Cerpen Gus tf Sakai (Kompas, 28 Agustus 2011) BAGI orang-orang di kampung itu, cerita tentang pakiah sudah jadi masa lalu….

Guru Jabut

 redaksicerpen  Monday, 22 August 2011  0 Comments on Guru Jabut

Cerpen Hasan Al Banna (Koran Tempo, 21 Agustus 2011) BUNYI nio-nio terdengar kuyup! Ketimpong gong kecil itu menyela haru rindu…

Rumah yang Menggigil

 redaksicerpen  Monday, 22 August 2011  0 Comments on Rumah yang Menggigil

Cerpen Mashdar Zainal (Suara Merdeka, 21 Agustus 2011) RUMAH itu menggigil. Perempuan tua itu tinggal dan tersesat di dalamnya. Jika…

Marbut

 redaksicerpen  Monday, 22 August 2011  0 Comments on Marbut

Cerpen Musyafak (Republika, 21 Agustus 2011) SERUAN itu terdengar parau. Melolong melalui dua mesin pengeras suara yang terpasang di bawah…

Berburu Malam Qadar

 redaksicerpen  Monday, 22 August 2011  0 Comments on Berburu Malam Qadar

Oleh Setta SS (Kotasantri, 9 September 2009) SEPERTIGA terakhir bulan Ramadhan adalah saat-saat yang penuh dengan kebaikan dan keutamaan serta…

Lukisan Kematian

 redaksicerpen  Sunday, 21 August 2011  0 Comments on Lukisan Kematian

Cerpen Andhy Kh (Kompas, 21 Agustus 2011) DI kampung kami ada seorang pelukis yang unik. Dia hanya akan melukis wajah…

Kembang Pepaya

 redaksicerpen  Wednesday, 17 August 2011  2 Comments on Kembang Pepaya

Cerpen Sanie B. Kuncoro (Jawa Pos, 14 Agustus 2011) KAU berdiri di bawah cahaya lampu mercuri. Semburat warna kuningnya, menyiramkan…

Revolver

 redaksicerpen  Wednesday, 17 August 2011  0 Comments on Revolver

Cerpen M Daniel Ilyas (Republika, 14 Agustus 2011) KABUT pagi masih menyelimuti desa saat desingan peluru mortir pertama melesat diikuti…