Tunggu!
Cerpen Djenar Maesa Ayu (Kompas, 25 September 2011) WAKTU menunjuk pukul tujuh. Di sudut kafe ketiak saya berpeluh. Namun tak…
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Djenar Maesa Ayu (Kompas, 25 September 2011) WAKTU menunjuk pukul tujuh. Di sudut kafe ketiak saya berpeluh. Namun tak…
Cerpen Aba Mardjani (Kompas, 18 September 2011) RAPAT dibuka bakda Isya ketika gerimis tiris dan langit malam menghamparkan warna abu-abu…
Cerpen Saroni Asikin (Koran Tempo, 11 September 2011) AKU masih suka meniup seruling bambu dan bermain dengan sapi-sapi ketika Ayah…
Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 11 September 2011) BAGAIMANA caraku menebar abu jenazah Steven ke telaga? Ia berwasiat, jauh…
Cerpen Muliadi Gf (Jawa Pos, 4 September 2011) AKU akan bercerita tentang sebuah rumah sakit di kota Hudiman A. Rumah…
Cerpen Gus tf Sakai (Koran Tempo, 4 September 2011) ENTAH kapan. Ia tak sengaja memandang jendela kaca yang menghubungkan terasnya…
Cerpen Mahwi Air Tawar (Suara Merdeka, 4 September 2011) PERAHU-perahu terkapar, membujur seurut laut; bendera merah putih lusuh terpancang miring…
Cerpen Fitri Yanti (Republika, 4 September 2011) SENDIRIAN aku duduk di kursi tamu. Ruang itu ditata apik dengan interior yang…
Cerpen Fawaizul Umam (Jawa Pos, 28 Agustus 2011) LELAKI itu kembali datang menemui Iblis. Dengan asa yang terluka ia mengadu,…
Cerpen Agus Noor (Kompas, 11 September 2011) IA kembali ke kota ini karena kunang-kunang dan kenangan. Padahal, ia berharap menghabiskan…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID