Month: September 2011

Tunggu!

 redaksicerpen  Sunday, 25 September 2011  0 Comments on Tunggu!

Cerpen Djenar Maesa Ayu (Kompas, 25 September 2011) WAKTU menunjuk pukul tujuh. Di sudut kafe ketiak saya berpeluh. Namun tak…

Cas Cis Cus

 redaksicerpen  Sunday, 18 September 2011  0 Comments on Cas Cis Cus

Cerpen Aba Mardjani (Kompas, 18 September 2011) RAPAT dibuka bakda Isya ketika gerimis tiris dan langit malam menghamparkan warna abu-abu…

Panggil Aku Bargawa

 redaksicerpen  Thursday, 15 September 2011  0 Comments on Panggil Aku Bargawa

Cerpen Saroni Asikin (Koran Tempo, 11 September 2011) AKU masih suka meniup seruling bambu dan bermain dengan sapi-sapi ketika Ayah…

Tebarkan Abu Jenazahku ke Telaga

 redaksicerpen  Thursday, 15 September 2011  0 Comments on Tebarkan Abu Jenazahku ke Telaga

Cerpen S Prasetyo Utomo (Suara Merdeka, 11 September 2011) BAGAIMANA caraku menebar abu jenazah Steven ke telaga? Ia berwasiat, jauh…

Rumah Sakit di Kota Hudiman A

 redaksicerpen  Tuesday, 13 September 2011  0 Comments on Rumah Sakit di Kota Hudiman A

Cerpen Muliadi Gf (Jawa Pos, 4 September 2011) AKU akan bercerita tentang sebuah rumah sakit di kota Hudiman A. Rumah…

Mawar yang Ia Ingin Lupa

 redaksicerpen  Tuesday, 13 September 2011  0 Comments on Mawar yang Ia Ingin Lupa

Cerpen Gus tf Sakai (Koran Tempo, 4 September 2011) ENTAH kapan. Ia tak sengaja memandang jendela kaca yang menghubungkan terasnya…

Anak Pesisir

 redaksicerpen  Tuesday, 13 September 2011  0 Comments on Anak Pesisir

Cerpen Mahwi Air Tawar (Suara Merdeka, 4 September 2011) PERAHU-perahu terkapar, membujur seurut laut; bendera merah putih lusuh terpancang miring…

Luka di Atas Luka

 redaksicerpen  Tuesday, 13 September 2011  0 Comments on Luka di Atas Luka

Cerpen Fitri Yanti (Republika, 4 September 2011) SENDIRIAN aku duduk di kursi tamu. Ruang itu ditata apik dengan interior yang…

Lelaki yang Kembali Menemui Iblis

 redaksicerpen  Monday, 12 September 2011  0 Comments on Lelaki yang Kembali Menemui Iblis

Cerpen Fawaizul Umam (Jawa Pos, 28 Agustus 2011) LELAKI itu kembali datang menemui Iblis. Dengan asa yang terluka ia mengadu,…

Kunang-kunang di Langit Jakarta

 redaksicerpen  Sunday, 11 September 2011  0 Comments on Kunang-kunang di Langit Jakarta

Cerpen Agus Noor (Kompas, 11 September 2011) IA kembali ke kota ini karena kunang-kunang dan kenangan. Padahal, ia berharap menghabiskan…