Di Ujung Desember
Cerpen Ardian Je (Republika, 16 Februari 2014) ENTAH mengapa, sejak saat itu, dua tahun yang lalu, aku mulai membenci ayah….
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Ardian Je (Republika, 16 Februari 2014) ENTAH mengapa, sejak saat itu, dua tahun yang lalu, aku mulai membenci ayah….
Cerpen Yudhi Herwibowo (Suara Merdeka, 16 Februari 2014) SSTTT… jangan ke sana! Kukatakan padamu: jangan ke sana! Aku tak mengucapkan…
Cerpen Ratih Kumala (Media Indonesia, 9 Februari 2014) KETIKA lelaki itu pulang dari melaut, ia menemuiku. Kupikir ia sudah mati…
Cerpen Triyanto Triwikromo (Koran Tempo, 9 Februari 2014) TAK boleh ada makhluk kembar di tanjung yang sepanjang malam warganya merasa…
Cerpen Badrul Munir Chair (Suara Merdeka, 9 Februari 2014) TAK ada kopi yang lebih nikmat daripada kopi buatan Nyi Taslima….
Cerpen Yetti A.KA (Jawa Pos, 9 Februari 2014) DONGENG Burung Hitam Namili menyukai dongeng burung hitam sebesar ia menyukai malam…
Cerpen N Mursidi (Republika, 9 Februari 2014) SUBUH. Mobil jip melaju kencang dari arah selatan, melintasi sebuah mushalla, lalu berhenti…
Cerpen Sapardi Djoko Damono (Kompas, 09 Februari 2014) Wartawan Itu Menunggu Pengadilan Terakhir
Cerpen Fakhrunnas MA Jabbar (Media Indonesia, 2 Februari 2014) SEJAK kecil aku suka bertamsil soal alam. Boleh jadi kehidupan di…
Cerpen Delvi Yandra (Koran Tempo, 2 Februari 2014) LELAKIĀ itu berdiri di depan peti es krim. Ia tersenyum-senyum sambil mengisi sudut-sudut…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID