Month: October 2014

Sunyi Karinding di Kawali

 redaksicerpen  Sunday, 26 October 2014  5 Comments on Sunyi Karinding di Kawali

Cerpen Toni Lesmana (Media Indonesia, 26 Oktober 2014) WASTU berjalan paling belakang. Teman-temannya sudah jauh di depan. Ia sengaja berjalan…

Bulu Baribayan

 redaksicerpen  Sunday, 26 October 2014  0 Comments on Bulu Baribayan

KAMAR kecil itu terletak di sudut paling belakang rumahku. Ukurannya hanya 3×2 meter. Tak ada jendela dan ventilasi. Kalau siang…

Bersujud di Bromo

 redaksicerpen  Sunday, 26 October 2014  0 Comments on Bersujud di Bromo

Cerpen Doni Indra (Republika, 26 Oktober 2014) Ibu punya obsesi yang tidak biasa. Sebelum menutup mata, beliau ingin shalat atau…

Ongkos Naik Haji Emak

 redaksicerpen  Sunday, 19 October 2014  0 Comments on Ongkos Naik Haji Emak

Cerpen Sam Edy Yuswanto (Republika, 19 Oktober 2014) Mendung hitam di langit seperti turut berkabung atas petaka yang membuatku kalap…

Those Lazy-Hazy-Crazy Days of Summer

 redaksicerpen  Sunday, 19 October 2014  0 Comments on Those Lazy-Hazy-Crazy Days of Summer

PERTENGKARAN saya dengan David Copperfield mencapai puncaknya ketika ilusionis itu menawarkan duit untuk biaya saya bermalam atas hilangnya pacar saya…

Mata Monyet

 redaksicerpen  Sunday, 19 October 2014  2 Comments on Mata Monyet

Cerpen Aris Kurniawan (Media Indonesia, 19 Oktober 2014) JANGAN-JANGAN benar monyet itu jelmaan Maryam! Pikiran ini begitu menggelisahkan Liman. Ia…

Pulang Haji

 redaksicerpen  Sunday, 12 October 2014  2 Comments on Pulang Haji

Cerpen Ahmad Muchlish Amrin (Media Indonesia, 12 Oktober 2014) MATA kami terpagut ke arah jalan. Orang-orang membuat gerbang dari bambu…

Sarha Panjang

 redaksicerpen  Sunday, 12 October 2014  0 Comments on Sarha Panjang

Cerpen Sinta Yudisia (Republika, 12 Oktober 2014) Ada tradisi yang tak akan pernah hilang meski usia membalur mukamu dengan debu…

Penjual Bunga Bersyal Merah

 redaksicerpen  Sunday, 12 October 2014  0 Comments on Penjual Bunga Bersyal Merah

INGATLAH aku sebagai Kae yang bertemu denganmu ratusan tahun lalu. Di masa itu, aku seorang penjual bunga kesedihan dan selalu…