Menghitung Riba
Cerpen Achmad Munif (Republika, 29 November 2015) SORE yang cerah Wan Komar duduk santai di kursi goyang di beranda rumah….
Arsip Cerpen di Indonesia
Cerpen Achmad Munif (Republika, 29 November 2015) SORE yang cerah Wan Komar duduk santai di kursi goyang di beranda rumah….
Suamiku memiliki kebiasaan sebelum tidur. Ia harus makan malam lengkap dengan sambal cobek di atas ranjang. Kebiasaan ini dilakukannya sejak…
Cerpen Fernanda Rochman Ardhana (Republika, 22 November 2015) Sastro bukannya tak pernah tahu akan tabiat ibunya. Ya, ibunya berasal dari…
Kami berciuman di atas gelombang yang dahsyat ketika kapal cepat yang kami tumpangi menuju Rote membelah Selat Pukuafu. Ya, kami…
Cerpen Ahmad Sastra (Republika, 15 November 2015) Hari-hari terus berlalu, melewati setiap peristiwa dan asa. Senja terus berganti meski tak…
Cerita yang kau dengar itu benar belaka. Tubuh Tuak Ije bagai menggigil ketika tangan Wan Ijun keluar dari saku celana,…
Cerpen Susana Nisa (Republika, 08 November 2015) Cinta yang agung adalah ketika kita masih setia menunggunya dengan menitikkan airmata meski…
Apa yang dapat terjadi dalam sepuluh tahun hidup seseorang? Bisa jadi bukan apa-apa. Setiap pulang kampung ke Karangasem, aku melihat…
Cerpen Ken Hanggara (Republika, 01 November 2015) Duduk di jembatan penyeberangan, kakek itu bersikap bagai pertapa; tak bergeser, tak bicara,…
Tidak mudah menjadi seorang perempuan. Sebab berkali-kali nyawanya harus digadaikan pada meja persalinan. Bernegosiasi dengan malaikat maut demi sebuah kehidupan…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID