Pareidolia Hujan, Kereta Akhir September Basah, Dieng

DIENG

Pareidolia Hujan, Kereta Akhir September Basah, Dieng ilustrasi Google
Pareidolia Hujan, Kereta Akhir September Basah, Dieng ilustrasi Istimewa

Sebentang jalan memanjang.

 

Aroma pupuk kandang dan belerang

seperti kasihku padamu, kangenku.

Tak akan hilang meski embus angin

secepat detik waktu yang terburu.

 

Kesiur pohon dan sayur mayur

tak akan sunyi, meski musim banal

bikin panen gagal dan petani sebal.

 

Kangenku padamu, kasihku

merawat segala yang hangat,

sedang dingin, adalah ihwal

yang membikin kita tetap terjaga.

 

Jejak Imaji, Oktober 2017

 

 

Ardy Priyantoko, lahir di Wonosobo 19 Desember 1992. Bergiat di Jejak Imaji dan Komunitas Sastra Bimalukar. Mengabdi di Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.

 

 

Arsip Cerpen di Indonesia