Keluh Sang Kakak, Hitam Putih Cinta

Puisi-puisi Nila Risa (Republika, 13 Mei 2018)

Keluh Sang Kakak, Hitam Putih Cinta ilustrasi Google.jpg
Keluh Sang Kakak, Hitam Putih Cinta ilustrasi Google

Keluh Sang Kakak

 

Sungguh benar tak tahukah dirimu

Betapa beratnya beban diriku

Aku menjadi tangan kaki ayah ibu

Dan menjadi budak dirimu

 

Tak tahukah dirimu

Murka ayah dan ibu selalu datang padaku

Ketika malihatmu menangis karnaku

Ketika tak terpenuhi apa yang kau mau

 

Sadarlah adikku

Bukankanh aku selalu mengalah untukmu

Kau kini sudah dewasa mawar kecilku

Kau sama seperti diriku

 

Ayo ikut denganku

Berjalan bersamaku

Kemasi sifat kekanak-kanakanmu

Simpan dalam album masa lalumu

 

Hitam Putih Cinta

 

Benarkah cinta itu indah bak pelangi

Yang melukis awan dengan goresan warna-warni

Atau cinta indah bak ombak di lautan

Yang berjalan tenang namun menghanyutkan

 

Begitu murninya cinta

Hingga banyak yang memberinya noda

Begitu luasnya cinta

Hingga semua yang kau lakukan

Kau atas namakan cinta

 

Begitu berwarnanya cinta

Hingga kau beri warna hitam di dalamnya

Siapa yang tak takut

Jika cinta datang untuk pergi

 

Jika cinta seperti bulan

Yang hanya indah di setiap malam

Jika cinta seperti kumbang

Yang hanya menyesap madu si kembang

 

Dalam anganku selalu terbayang

Cinta yang tuhan beri bagai udara

Yang tak pernah pergi dari hembusan

nafasku

Mesti tak terlihat tapi begitu terasa

Sejuk dan begitu mempesona.

Arsip Cerpen di Indonesia