Day: October 21, 2018

Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Segulung Kertas Kecil di Ubi Rebus

Cerpen Martin Aleida (Kompas, 21 Oktober 2018) DIA duduk mencangkung di pelataran kamp itu. Bersama puluhan tahanan lain. Menunggu pembebasan….

Telepon Genggam Bu Guru Aisyah

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Telepon Genggam Bu Guru Aisyah

Cerpen Zaenal Radar T (Republika, 21 Oktober 2018) Tidak biasanya guru baru kami, Bu Aisyah, yang terkenal cantik dan baik,…

Tangan Ibu

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Tangan Ibu

Cerpen R. Giryadi (Jawa Pos, 21 Oktober 2018) SETIAP kali menginjakkan kaki di rumah ibu, hati saya bergetar. Melihat halaman…

Fatma dan Lidahnya

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  1 Comment on Fatma dan Lidahnya

Cerpen Majenis Panggar Besi (Suara Merdeka, 21 Oktober 2018) Ketika mendengar kabar kematian Nenek Nahadim, tak ada yang cukup membekas…

Naon

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Naon

Cerpen Sengat Ibrahim (Media Indonesia, 21 Oktober 2018) “Aku di sini, kemarilah Surliani. Cong Fahmi, jangan tinggalkan aku sendiri.”

Rumah Pemusnah Kenangan

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Rumah Pemusnah Kenangan

Cerpen Fitri Manalu (Haluan, 21 Oktober 2018) Kau mungkin memiliki kenangan yang sulit lekang seperti yang kumiliki. Salah satu kenangan…

Kutunggu Kamu di Selat Bosphorus

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Kutunggu Kamu di Selat Bosphorus

Cerpen Edi AH Iyubenu (Kedaulatan Rakyat, 21 Oktober 2018) AKU sungguh lelaki asing paling beruntung di kota ini! Kau bayangkan,…

Usia Usai

 redaksicerpen  Sunday, 21 October 2018  0 Comments on Usia Usai

Cerpen Kunglhe Fhreya (Radar Banyuwangi, 21 Oktober 2018) “PASTI ia lahir dari orang tua gila! Mana ada orang memberi nama…