Wanita berjilbab kurung lengkap dari kepala hingga ujung kaki?
Fitri? Dia tak berjilbab. Tapi, pakaian & rok panjangnya…Ahh!
Ia mendesah. Tak bisa menolak. Sekali menolak. Tak pantas ia injakkan kedua kakinya di kantor ber-25 lantai ini. Masalah besar untuk seorang Naomi.
Bagi Randy, lelaki itu. Sama sekali bukan masalah. Ia melakukannya bukan karena kesalahan. Justru, untuk keuntungannya baik pribadi & perusahaannya. Ia menilik, prestasi perusahaannya semakin meninggi, bahkan mendunia. Ia akan berurusan dengan dunia. Tak lagi sembarang instansi. Maka, sekretaris pribadinya harus berpakaian formal. Tidak sembarang berbuka fisik seperti biasa. Apalah kata dunia, menemukan sekretaris berbusana seperti itu? Bahkan, diprediksi ia tak akan lagi bermain dengan wanita berdarah Jepang-Indo itu. Bukan lantaran ia mulai serius jenjang internasional. Namun, baginya Naomi hanyalah satu dari sekian debu wanita muda dan cantik. Perhitungannya, seketika karier melejit. Terhampar wanita tak kalah cantik dibanding Naomi. Singkatnya, habis manis sepah dibuang.
Diraihnya sebuah remote. Keluarlah sebuah layar lebar di atas kepalanya. Ia tekan beberapa tombol. Timbul diagram bak harta karun. Beberapa presentase dari segala bilik di kantor. Atas namanya. Menduduki peringkat tertinggi. Rating tertinggi di mata publik. Senyum lebar terulas. Tak urung kebanggaan disandangnya.
Bunyi ‘ting’ terdengar. Tampak seseorang berbisik. Pesan suara masuk dengan cepat.
“Randy! Terima kasih untuk tempo lalu. Entah apa jadinya aku tanpa dirimu. May be, aku bermalam dalam bui. Dan untuk fee sudah kukirim. Hahaha…tak kusangka, semua di luar dugaan. Dan aku belum puas melunasi utang budimu. Bagaimana jika kita berkencan? Berdua saja….How? Everywhere. Sesuai keinginanmu, ucapan terima kasih seorang Mia Catherine, aktris kelas dunia. Sejujurnya aku ingin bertemu. Tapi, tidak sekarang. Aku di Inggris. Namun, jikalau kau ingin. Hubungi aku. I’ll be there. Untuk ‘kencan’ tadi, i wait it. ‘Jangan kau buat seorang wanita menunggu’. Apalagi seorang Mia Catherine.. Okay, see you any more, Mr. Randy…”
Lelaki itu menyeringai.
Kalian lihat? Satu tarikan napas. Tanpa jeda. Tanpa jawaban. Siapa dia?
Mia, aktris muda internasional. Terjerat perdagangan obat terlarang. Bahkan, ada video menayangkan serah terima dengan para bandar. Tapi, haa…ini Indonesia! Mudah memanipulasi. Bagaimana? Kuputar otak sekali-dua kali. Selesai!