Kapur

dua tiga belokan kapur
kupancang tatapan empat lima kali
untuk beberapa tahun depan yang kabur
dengan tubuh ini sebagai marka
agar kita lain kali waspada di belokan keenam
pada tikungan licin, kelokan ular
yang berkejaran dengan sungai dan anak angin
di rimbunan jati itu, kelak mataku mengawasimu
kedipan celah ranting akan menyamarkannya
setelah enam, tujuh dan delapan tebing pualam
memula sumur kita, kuawasi kau
hingga tulang-tulang usia menyusun jurang
laut sedalam wajah langit
biru menyamai tinggi ubun ketapang
sembilan dan seterusnya akan kita jenguk
jalanan ini sebagai makam-makam tugur
batuan sunyi yang mengubur nama kita
di kedalaman langit dan jasad ini hanya kulit
kulit bersisik, di kelokan emplak
di ujung batas kali pucang
2019
Rifki Syarani Fachry, penyair dan perupa kelahiran Ciamis, 1994. Karyanya dipublikasikan di berbagai media. Buku puisi pertamanya Hantu adalah Kenangan (Kentja Press, 2018).