Pak Banu tersenyum ramah, lalu dia mengangguk pada Salu yang sedari tadi memperhatikan di samping Pak Banu. “Putu, ini anakku Salu. Kamu bisa berteman dengannya. Dan mulai hari ini, kamu bisa belajar membuat tahu bersamanya. Kalau Salu yang seumuran denganmu saja sudah bisa membuat tahu, Bapak yakin kamu juga bisa. Kamu bisa datang ke sini tiap hari, kamu lihat cara membuatnya, lalu kamu bisa pulang membawa beberapa tahu goreng kesukaan adikmu.”
Putu tersenyum lebar dan memeluk Pak Banu. “Terima kasih, Pak. Saya janji tidak akan mencuri lagi.” (49)