Oleh Kak Ian (Padang Ekspres, 16 Juni 2019)

Bilal senang bukan kepalang saat Paman Tian datang ke rumahnya membawa sepasang anak kura-kura yang dibawanya dari Jakarta. Paman Tian sengaja membawanya karena ia tahu jika keponakannya itu suka sekali dengan binatang. Makanya Paman Tian membawakannya.
PAMAN Tian adalah adik bungsu dari Mamanya Bilal. Bila ia sedang libur kerja selalu mampir ke rumah kakaknya itu. Seperti hari itu.
“Hari ini paman bawa apa buat aku?” tanya Bilal langsung menodong.
“Coba tebak bawa apa?” Paman Tian langsung bersuara. ”Jika bisa tebak nanti buat kamu,” lanjutnya.
“Apa, ya?” Bilal langsung telunjuknya menggoyang-goyangkan di dagunya. Ia seperti sedang berpikir.
Saat Bilal sedang berpikir Mama pun membuyarkannya. “Ayo, pamanmu masih lelah. Ia butuh istirahat dulu. Nanti saja ya main tebak-tebakannya,” kata Mama.
Paman Tian hanya membalas dengan senyum ke arah kakaknya itu dan Bilal.
“Iya, deh, Ma! Tapi paman harus ikut aku dulu, ya. Aku mau kasih tahu jika aku sekarang punya hobi baru,” Bilal langsung mengajak Paman Tian ke halaman belakang rumah.
Sesampai di halaman belakang rumah Paman Tian terkejut karena banyak sekali hewan-hewan pelihara yang sangat lucu-lucu sekali dan menggemaskan sedang berkeliaran bermain dan ada pula yang sedang makan. Dan lebih mengejutkan lagi dua sepasang kelinci yang enam bulan lalu Paman Tian berikan pada Bilal kini sudah beranak pinak. Lucu-lucu sekali anak-anak kelinci itu saat Paman Tian melihatnya.
“Itu bukannya kelinci yang Paman Tian berikan pada saat kamu ulangtahun kan, Bil?” tanya Paman Tian memastikan.
“Iya, dong, Paman! Kan aku ini sekarang hobinya penyayang binatang. Jadi aku harus telaten menjaga dan memeliharanya pula. Bukan hanya itu saja juga harus menjaga makannya pula. Sekarang lihat sendirikan sekarang kelinci dari pemberian paman sudah beranak pinak,” panjang lebar Bilal menceritakan semuanya.