Kambing Kurban untuk Bapak

Kambing Kurban untuk Bapak ilustrasi Orta - Padang Ekspresw
Kambing Kurban untuk Bapak ilustrasi Orta/Padang Ekspres

“Iya, Bay, tahun lalu Bapakmu pernah bercerita ingin membeli seekor kambing buat dipiara, kebetulan ini Pak Dhe lagi ada rezeki dan ingin membelikan Bapakmu seekor kambing,” terang Pak Dhe panjang lebar.

“Oh, buat dipiara? Kirain buat kurban pas Idul Adha besok, soalnya sudah lama Bapak ingin beli kambing kurban, tapi uangnya belum cukup, he-he-he,” kata Bayu polos. Tanpa Bayu sadari, di ujung telepon, Pak Dhe Suto tampak terkejut mendengar cerita Bayu.

“Ya, sudah, nanti kalau Bapakmu pulang, tolong sampaikan ya, agar Bapakmu balik menelepon Pak Dhe,” kata Pak Dhe Suto sebelum mengakhiri obrolan sore itu.

***

Bayu benar-benar tak menyangka, jika Pak Dhe Suto benar-benar membuktikan ucapannya. Kemarin, beliau telah mentransfer sejumlah uang ke nomor rekening Bapak. Katanya uang tersebut buat modal Bapak membeli seekor kambing. Eh, bukan seekor. Tapi ternyata dua ekor kambing! Satu ekor berupa kambing betina untuk dipiara sendiri, sementara yang seekor lagi berupa kambing jantan untuk dijadikan sebagai kambing kurban di hari raya Idul Adha yang tinggal dua hari lagi.

Bayu pun tersenyum saat Bapak bilang kelak bila kambing betinanya bunting dan melahirkan, anak kambing tersebut akan dipiara hingga besar, agar bisa dijadikan sebagai hewan kurban atas nama Bayu. (***)

Arsip Cerpen di Indonesia