Raden Sosro Aji

“Terima kasih dokter, tanpa bantuan dokter tak mungkin saya bisa sembuh.”

Dokter itu harus berkerut alis sebelah menanggapi hal tersebut.

“Jangan berterimakasih kepada saya. Harusnya anda bersyukur telah melakukan transfusi darah itu.”

“Apakah istri Anda tidak memberitahu hal tersebut?”

“Itu tak perlu dokter, saya tahu bahwa transfusi darah itu pasti dari istri saya.”

Dokter itu melirik Sulasih yang disampingnya diam seribu bahasa.

“Bukan Raden, itu bukan dari istri Anda. Itu darah anjing.” ❑-e

 

Surabaya, Mei 2019

Arsip Cerpen di Indonesia