Day: September 22, 2019

Pegasus Jatuh

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Pegasus Jatuh

Pegasus jatuh. Tumbang. Berdebam. Sebelum mendarat ke tanah, ia sempat menabrak beberapa dahan dan ranting, memunculkan bunyi krak krek dan…

Mustajab dan Pak Bupati

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Mustajab dan Pak Bupati

Cerpen Sigit Widiantoro (Republika, 22 September 2019) Mustajab buta. Mata Mustajab tidak bisa melihat. Namun, tak ada orang di kampung…

Bir Pletok

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  1 Comment on Bir Pletok

Cerpen Zainul Muttaqin (Jawa Pos, 22 September 2019) LANGIT sudah merah, Rojali baru datang. Lelah melingkar di wajahnya, berat ia…

Mayat Gugat

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  2 Comments on Mayat Gugat

Cerpen Risda Nur Widia (Suara Merdeka, 22 September 2019) Pagi masih meringkuk ketika ribuan mayat bangkit dari dalam kubur. Mayat-mayat…

Kau Tak Seharusnya Kembali ke Masa Lalumu

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Kau Tak Seharusnya Kembali ke Masa Lalumu

Cerpen Diani Anggarawati (Pontianak Post, 22 September 2019) Aku sedang menuangkan teh ke dalam cangkir, ketika dia memulai ceritanya yang ia anggap…

Pembawa Kematian

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Pembawa Kematian

Cerpen Vito Prasetyo (Bangka Pos, 22 September 2019) Saat itu matahari terbenam, hujan deras turun. Rumah kami basah kuyup, tak…

Mata Buta Mutiara

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Mata Buta Mutiara

Cerpen Risda Nur Widia (Denpost, 22 September 2019) AKU tidak pernah tahu bagaimana bentuk dunia ini dan seperti apa wujud…

Rencong Pusaka

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Rencong Pusaka

Cerpen Nab Bahany As (Serambi Indonesia, 22 September 2019) ENTAH kenapa,  orang-orang tak lagi bertegur sapa denganku, baik di kampung,…

Setelah Hari Celaka

 redaksicerpen  Sunday, 22 September 2019  0 Comments on Setelah Hari Celaka

Cerpen Pangerang P. Muda (Solo Pos, 22 September 2019) Benda laknat itu pasti terselip di balik katup rapat jaketmu, sampai…