Toko Daging; Permadani

Puisi-puisi Charles Simic (Koran Tempo, 18-19 Juli 2020)

That Little Something ilustrasi Istimewa
That Little Something ilustrasi Istimewa

Toko Daging

Terkadang ketika berjalan di malam hari

Aku berhenti di depan toko daging.

Di dalam sana ada seberkas cahaya

Seperti cahaya untuk terpidana yang menggali terowongannya

 

Serbet itu menyantel di gantungan:

Darahnya mencoreng sebuah peta

Dari benua besar yang berdarah,

Agungnya sungai dan lautan darah.

 

Di sana ada banyak pisau yang mengerlip seperti altar

Di dalam gereja yang suram

Di mana si cacat dan si dungu itu mereka bawa

Untuk disembuhkan.

 

Di sana ada balok kayu untuk si patah tulang,

Yang tergores bersih―sungai yang mengeringkan alasnya

Di mana aku diberi makan,

Di kedalaman malam dapat kudengar suara.

 

 

Permadani

 

Ia menggantung dari surga menuju bumi.

Di dalamnya terdapat banyak pohon, kota, sungai,

babi kecil, dan bulan. Di sudutnya

salju gugur itu merupa serangan kavaleri,

di sisi lainnya banyak perempuan yang menanam padi.

 

Kau juga dapat melihat:

ayam yang dibawa rubah,

pasangan bugil di malam pernikahan mereka,

sekolam asap,

mata keji perempuan yang meludah di seember susu.

 

Apa yang ada di baliknya?

—Ruang, sedikit ruang kosong.

 

Dan sekarang siapa yang berbicara?

—Laki-laki yang tidur di bawah topinya.

 

Apa yang terjadi ketika ia beranjak?

—Ia akan pergi ke tukang cukur.

Mereka akan memangkas janggut, hidung, telinga, dan rambutnya.

Agar tampak seperti mereka.

 

 

Charles Simic atau Dŭsan Simic lahir di Belgrade, 3 Mei 1938. Ia adalah penyair Serbia Amerika yang pernah mendapatkan Penghargaan Pulitzer untuk bidang puisi (1990), Wallace Stevens Award (2007), dan Zbigniew Herbert International Literary Award (2014).

Eka Ugi Sutikno menerjemahkan puisi di atas dari buku New and Selected Poems (1962-2012). Penerjemah merupakan salah satu redaktur Buletin tanpa Batas, aktif di Kubah Budaya dan Kabe Gulbleg, serta mengajar di Universitas Muhammadiyah Tangerang.

Arsip Cerpen di Indonesia