Bencana
/
adalah luka terperi
banjir, longsor, tsunami,gunung
meletus, gempa bumi
rakyat menjerit ngeri
di tenda berempetan seperti ikan
teri
antri nasi, air, pembalut, mi
dan kamar mandi
tak terbukakah nurani kau
penguasa negeri ini?
/
adalah ulah kita sendiri
hutan ditebangi
alam disakiti
pembangunan seenak hati
berdalih demi kesejahteraan,
kebijakan untuk kelas kakap
bukan kelas teri
/
bencana pada negeri ini
adalah hak rakyat dikebiri
/
bencana pada negeri ini
adalah teguran Illahi
agar kita mawas diri
banyak berbenah : hati
/
kota ukir, 2020
/
TKI
/
karena sawah gagal panen
aku pergi dari desa, kang
karena sulit kerja di kota
aku pergi jadi tki
walau sama-sama babu: aku naik pesawat
terbang
bergelut dengan alat rumah tangga serba listrik
saban hari berpeluh dari pagi sampai dini
/
karena hidup kita susah, kang
kau di-phk, anak kita minta sepeda
aku harus bekerja
jadi tki di malaysia
mencari uang untuk hidup sehari-hari
membangun rumah tembok
dan beli sapi
/
karena rindu keluarga
hari ini aku pulang, kang
tanpa gaji
seorang bayi tersimpan di rahim ini
tuan dan majikan kejam tak terperi
biar hujan batu, aku mending di tanah tumpah
darah ini
/
kota ukir, 2020
/
Luka
/
pada lautan mana kubuang kau
gundah sebiru sembilu
pilu sendu merayapi kalbu
kutenggelamkan pada lautan biru
ombak membawanya kembali ke tepian kalbu
menterakan kelu
/
pada magma mana kubakar kau
gelisah membalur sukma
hampa meratap membantai asa
kuenyahkan tak sirna
luka kutata setinggi angkasa
kuenyahkan tak sirna
kubakar pada magma dunia
tak jua binasa
/
pada bumi mana kupendam kau
luka jiwa
lara duka
ada dan tiada: kau fana
/
kota ukir, 2020
/