Sesungguhnya Sunyi
.
bisikkan sesuatu di telinganya
agar ia tahu sesungguhnya sunyi
bahwa sendiri itu kerinduan
yang tak pernah dinanti
.
katakan sesuatu di telinganya
saat ia lelap. pelanpelan agar
tak mengusik nyamuk dan lampu
mungkin ia belum merasakan
.
sesungguhnya lengang
lalu ia akan memelukmu
seperti adam pertama
bertemu hawa di rahma
.
—mungkin—
.
Ada yang Patah
.
ada yang patah, itulah sayapsayapmu
bukan hati, sebab akan hancur berkeping
tiada busur di situ. sayap tak tertembus,
kecuali
hati yang dimabuk kasmaran; sementara
kau,
adakah cinta? adakah sayap itu yang
menerbangkanmu
ke benuabenua—belantarabelantara,
pelabuhan
pelabuhan—di mana kau bisa istirahat
amat
keramat?
.
kicau yang bersahut
debar ketika datang maut
.
patah sayapmu
hati lebur pada bumi
.
Temani Aku
.
temani aku agar perjalanan
ini jadi riang. pohonpohon menari
tiangtiang listrik mengabarkan
kesepian. jalan riuh. tapi karenamu
aku berpeluk rindu?
.
duduk di sebelahku, aku akan
mendengar kisahkisahmu
tentang burung terluka atau
kolam yang kecipak karena
kasmaran
.
temani aku dalam perjalaman
ini, agar kutahu betapa waktu
menyita untuk segera sampai
.
2020
.
Belum Kurapikan Tubuhku
.
tunggu sebentar, pesanmu,
belum kurapikan tubuhku
juga kamar karena semalam
ada gaduh di sana. tunggulah
di ruang tamu, sebab aku belum
berdoa
.
kalau aku sudah sampai di sana,
tak lagi dibutuhkan doa; barangkali
sudah lupa kalimat yang harus
kuucapkan. juga kenangan
bersama orang yang kusayang
.
aku masih merapikan kamar, menghias
wajahku, dan tubuhku yang terbuka
mesti kututup dengan pakaian terbaik
“cium aku nanti sebelum berjalan.”
.
tak kubawa doadoa. begitu pun bekal
dan pakaian untuk kuganti di sana
“itu milik masa lalu, nanti tak kau
perlukan,” katamu
.
2020
.