Enam Puluh Sembilan Hari
Angin dingin/Meniup mencekam/Di bulan Desember/Air hujan turun deras dan kejam/Hati berdebar/Kuteringat bayang dan impian
Arsip Cerpen di Indonesia
Angin dingin/Meniup mencekam/Di bulan Desember/Air hujan turun deras dan kejam/Hati berdebar/Kuteringat bayang dan impian
Udane sigeg sadurunge Subuh. Nanging, isih ke prungu swara pating tlethik sisa-sisa banyu udan kang nampeg gegodhongan. Lemah pekarangan lan…
Pagi mendung awan kelam menggantung. Angin mendesir. Daun-daun kering tak sanggup bertahan, lepas dari tangkai, berayun, jatuh lalu terbentur batu…
MEMANG sering kau dengar kalau lelaki yang bekerja sebagai pelaut adalah lelaki bajingan. Membicarakan kesetiaan kepada lelaki yang bekerja sebagai…
Cerpen Aliurridha (Koran Tempo, 02-03 Januari 2021) AKU berharap malam ini tidak akan ada pasien gawat darurat agar aku dapat…
Puisi Irna Novia Damayanti (Koran Tempo, 02-03 Januari 2021) aku melihatmu, Re/sedang memasukkan hidupmu pada tulang rusuk daun nangka/daun simetris…
Puisi Irawan Sandhya Wiraatmaja (Koran Tempo, 02-03 Januari 2021) kapan telur-telur yang dieram akan menetas/di atas batu-batu lumut yang hitam…
Cerpen Ramayda Akmal (Jawa Pos, 01 Januari 2021) SUDAH tiga minggu matahari menghilang dari hari-hari Karam. Ia bekerja dari jam…
Copyright © 2026 CERPEN.MY.ID