MISTERI KOLONG JEMBATAN; SURAT KEPADA PENERUS ZAMAN

MISTERI KOLONG JEMBATAN

.

Kolong jembatan punya cerita

Tiap kali aku lewat

Bulu kuduk berjejer tegak semua

Hati-hati pesan mereka

Cukup ucap permisi

Maka lancar kau lewati

Tak usah toleh kiri kanan

Tak perlu menunduk

Terus saja jalan terus

Ia pun tidak akan ganggu

Semua petuah kuingat

Sesaat aku melintas

Kutenangkan diri tarik napas

Begitu menginjak

Lari aku seribu kaki

.

SURAT KEPADA PENERUS ZAMAN

.

Kami serahkan arti kemerdekaan

Kepada engkau penerus zaman

Kami titipkan nilai perjuangan

Bagi engkau generasi harapan

Sebuah tugas yang menguras air mata

Hingga darah mengalir begitu saja

Melewati medan saksi buta

Hilang rasa hilang cita

Yang tampak musuh di mana-mana

.

Bukan tidak ada hasrat

Namun tak sempat tersurat

Untuk menikmati detik sudah lambat

Yang ada hanya kecemasan

Yang muncul kadang ketakutan

Suara kegelisahan meski dalam kesunyian

Kekalutan menghantui

Itulah yang membayangi

Membuat kami berani

Menyuarakan merdeka atau mati

.

Kami serahkan arti kemerdekaan

Kepada engkau yang meneruskan

Untuk mengibarkan panji kemenangan

Dalam sikap tegap terpandang

Bukan hanya dalam arti mengenang

Tetapi wibawauntuk memajukan

Mengejar ketertinggalan

Menapak aspek kesejahteraan

Mengerti gelapnya pengangguran

Melabelkan keamanan

Mengutamakan pendidikan juga kesehatan

Menyebarkan nuansa nasionalisme

Menyandingkan nilai patriotisme

Tanpa bayang-bayang kolonialisme

.

Maka kami yang di sana

Akan menoleh dengan bangga

Karna sudah memastikan

Bahwa surat tersampaikan

.

Arsip Cerpen di Indonesia