Sajak-sajak Habibah Auni (Tanjungpinang Pos, 11 September 2021)
MEMINTA AMPUN
.
Ini tubuh terus meradang
Minta ampun atas segala
Penghidupan tiada purna apalagi purwa
Yang tidak berkubu pada keindahan
Tingkah adalat semesta.
Bagimu pun aku penuh dosa!!!
.
.
.
ILMU DAN KEBAJIKAN
.
Puji aku bestari
Niscaya adaku lestari
Selama tegak mentari
dalam itu sanubari.
.
,
.
TERPENJARANYA NALAR
.
Iblis buta dari ngarai enigma
Bangkit menjamah bulan swastika
Merasuki kedamaian gelita
Dibuatnya serigala menggila-gila
.
Tarian rumput liar tak berkesudahan
Membungkam kemurnian batin
Milik bedebah gadungan,
Hingga nalar membatu sendirian
Memenjarakannya dalam kenistaan
Tak berujung.
.
.
HABIBAH AUNI. Kelahiran Malaysia, 8 Mei 1998. Salah satu naskah puisinya dibukukan dalam antologi berjudul “Guratan Anak Bangsa” (2021).
.
TERPENJARANYA NALAR