Rumah Pengasingan Bung Karno di Danau Toba

Oleh Dwi Ayu Lestari (Kompas, 04 Agustus 2019)

Rumah Pengasingan Bung Karno di Danau Toba ilustrasi Regina Primalita - Kompasw.jpg
Rumah Pengasingan Bung Karno di Danau Toba ilustrasi Regina Primalita/Kompas

Hari ini Ani bangun pagi-pagi sekali. Sejak pukul enam pagi gadis kelas lima SD itu sudah rapih berdandan. Ia hendak menagih janji Paman Lamhot.

Semalam, ketika menjemput Ani dan ayahnya di Bandara Silangit, Paman Lamhot berjanji akan mengajak Ani berkeliling kawasan Danau Toba dan menunjukkan tempat-tempat yang menarik. Kebetulan, Ani dan ayahnya sedang berlibur ke Sumatera Utara dan memutuskan untuk menginap di rumah Paman Lamhot, adik ayahnya Ani.

Rumah Paman Lamhot terletak di Desa Pardamean Ajibata, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba Samosir. Rencananya, Ani dan sang ayah akan menginap selama satu minggu disini.

Pagi ini, ternyata Paman Lamhot mengajak Ani jalan-jalan ke rumah pengasingan Sang Proklamator Bung Karno di Danau Toba.

Dengan menggunakan mobil, Ani dan Paman Lamhot sampai di sebuah bangunan tua di Parapat. Bangunan tersebut tepat berada di pinggir Danau Toba.

“Nah ini rumah pengasingan Bung Karno. Dari tempat ini, Ir. Soekarno dahulu biasa melihat Danau Toba,” jelas Paman Lamhot kepada Ani.

Ani mengamati bangunan yang ada di hadapannya. Bangunan tua peninggalan zaman Belanda tersebut berlantai dua dengan atap bagian depan berbentuk segi banyak.

“Sebentar ya, Paman minta izin dahulu sama penjaganya,” kata Paman Lamhot.

Tak berapa lama Paman Lamhot mengajak Ani masuk ke area rumah tersebut. Di sana terdapat pendopo yang menghadap ke arah Danau Toba. Ani dan Paman Lamhot lalu menaiki anak tangga menuju balkon. Ketika sampai di balkon, Ani merasa takjub.

“Wah indah sekali pemandangan danau Toba dari sini, Paman. Keren!”

Arsip Cerpen di Indonesia