LEBARAN DENGAN HATI

Puisi Mustofa W Hasyim dan Moh Wakit (Koran Tempo, 24 April 2022)

LEBARAN DENGAN HATI

.

Lebaran dengan hati

bukan dengan roti

sejuknya pandangan mata

kata mengembun semesta.

.

Yang jauh telah datang

saudara mendekat

sambut di atas rumput

halaman terbuka.

.

Cerita perjalanan

diwarnai rindu

langit yang bergerak

menuju tempat asal.

.

Meski makam yang tersisa

juga rumah tua, cermin besar

album foto di meja kayu

yang penting: bertemu.

.

Ini lebaran paling mendebarkan

senyum bertahan terhadap umur

minuman menyegarkan, ketupat

sayur, rasanya abadi.

.

2022

.

.

Mustofa W Hasyim adalah Ketua Studio Pertunjukan Sastra Yogyakarta. Buku puisinya antara lain Dompet dan Boneka: Sebuah Kitab Anomali serta Burung itu Mengejarku. Buku kumpulan esai terbarunya yang sudah terbit berjudul Berguru kepada 40 Pendekar (Agama – Sastra – Jurnalistik)

.

.

.

TENTANG BORIS PASTERNAK

.

Gemersik daun itu,

telah memanggil namamu.

di bawah teduh pohon kelapa

kata terasa berganti bulu

hijau aksara dan ranggas angka

adalah kabar dari kemarau

dengan sisa perjikan air di kran

serta aroma tanah yang disimpan hujan.

.

Aku bayangkan,

puisi akan berteriak di kamar belakang

dengan jendela yang lupa ditutup

siur angin selalu mengabarkan sedih arah

melipat lembaran-lembaran waktu

mengingatkanku pada sebuah kalimat

yang jauh dari peragihan konsonan,

penuh alinea,

selepas sempurna merajut makna.

.

Tiap menjelang siang lihatlah;

anak-anak akan pulang dari sekolah

menggendong berat sejarah,

merapikan sisa moral

dan menampih beragam tulisan

hingga mereka sadar,

bahwa mencipta puisi

tak selamanya berkawan sunyi.

.

Sumenep, 2021

.

.

Moh Wakit merupakan nama asli J Akid Lampacak. Lahir di Sumenep, Jawa Timur, pada 2000. Mahasiswa jurusan teknologi informasi IST Annuqayah ini bergiat di Lesehan Sastra Annuqayah (LSA). Buku puisinya berjudul Lampang 2021.

.

Arsip Cerpen di Indonesia