HIDUP DAN MATI; DERUM JANTUNG; HARI RAYA PUISI; KEINDAHAN DERITA

HIDUP DAN MATI

.

Banyak penyair mati sedang membaca puisi

Ia pun dikubur. Di atasnya ditabur

Bunga-bunga puisi

.

Aku di sini duduk

Memilih kata-kata. Meneguk kopi

Mengisap rokok. Hidup bahagia dengan puisi

.

Indramayu, 2018

.

DERUM JANTUNG

.

Malam itu derum jantungmu memburu

Jantung biru kehidupan

.

Sebuah resonansi mengalir di dada

Menggetarkan jiwa

.

Saya tak akan pernah lupa

Mawar bibirmu mengaromakan harum puisi

.

Sementara sofa dengan gaya Cleopatra

Terbaring memanjang seperti badan sungai Nil

.

Lampu-lampu kristal di langit-langit

Memberi warna pada dunia kita

.

Indramayu, 2019

 .

HARI RAYA PUISI

.

Para penyair memakai baju diksi

Berduyun-duyun ke pentas, mimbar, dan panggung

Khusyuk berzikir. Beribadah puisi

.

Sapardi minta maaf karena hujan

Tidak hanya turun bulan Juni

.

Goenawan bercerita sudah bosan

Melakukan perjalanan malam

.

Sutardji tidak banyak lagi membaca mantra

Alunan doa bergetar di bibir

.

Afrizal mengambil mikrofon

Nyanyi puisi

.

Ada yang paling menarik. Jokpin datang

Pakai celana baru

.

Ini hari raya puisi

: bersalam-salaman, maaf memaafkan

Makan dan minum.

Dengan puisi

.

Indramayu, 2018-2020

 .

Arsip Cerpen di Indonesia