Category: Miranda Seftiana

Lebih Sunyi dari Gemerisik Daun Padi

 redaksicerpen  Sunday, 11 May 2025  2 Comments on Lebih Sunyi dari Gemerisik Daun Padi

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 11 Mei 2025) SEUMUR hidup yang belumlah seberapa panjang, yang ia cari adalah tenang. Namun, ia…

Dilalap dalam Lelap

 redaksicerpen  Sunday, 03 December 2023  0 Comments on Dilalap dalam Lelap

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 03 Desember 2023) KETIKA aku bertanya seperti apa rupa Abah, Uma akan lekas-lekas menudingkan telunjuk ke…

Semusim Setelah Kemarau

 redaksicerpen  Sunday, 27 March 2022  0 Comments on Semusim Setelah Kemarau

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 27 Maret 2022) “WALI hakim jauh lebih pantas menuntun Handaru mengucap janji daripada seorang yang pernah…

Semangkuk Perpisahan di Meja Makan

 redaksicerpen  Sunday, 17 March 2019  0 Comments on Semangkuk Perpisahan di Meja Makan

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 17 Maret 2019) IBU saya bilang perempuan harus bisa memasak. Setidaknya satu menu sepanjang hidupnya. Saya…

Tungku Perkawinan

 redaksicerpen  Sunday, 08 April 2018  0 Comments on Tungku Perkawinan

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 08 April 2018) FAISAL kawin lagi!

Ada Apa dengan Mimo?

 redaksicerpen  Sunday, 14 January 2018  0 Comments on Ada Apa dengan Mimo?

Oleh Miranda Seftiana (Suara Merdeka, 14 Januari 2018) Sore baru saja menjelang. Menggeliat, seorang anak laki-laki bertubuh gemuk bangun dari…

Sekuntum Melati Ibu

 redaksicerpen  Sunday, 09 July 2017  0 Comments on Sekuntum Melati Ibu

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 09 Juli 2017) AKU mengenal ibu sebagai perempuan yang ceria. Dia sering tertawa, meski aku tidak…

Geheugen Gallery

 redaksicerpen  Sunday, 27 March 2016  0 Comments on Geheugen Gallery

Rijksmuseum Volkenkunde di musim bunga tulip bermekaran. Aku melangkah gontai menuju pintu masuk museum nasional Belanda yang terletak di bagian…

Sebatang Lengkeng yang Bercerita

 redaksicerpen  Sunday, 01 November 2015  0 Comments on Sebatang Lengkeng yang Bercerita

Tidak mudah menjadi seorang perempuan. Sebab berkali-kali nyawanya harus digadaikan pada meja persalinan. Bernegosiasi dengan malaikat maut demi sebuah kehidupan…

Janji Kaci

 redaksicerpen  Sunday, 04 July 2010  0 Comments on Janji Kaci

Cerpen Miranda Seftiana (Kompas, 04 Juli 2010) JEMPUTLAH aku di tikungan ketiga, Kaci. Pukul sebelas, malam Sabtu Pahing nanti. Kalau…